Belum Dijangkau Listrik PLN, SDI Rokat Matim Gelar UNBK di Rumah Warga Dusun Tetangga

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
unbk
Siswa SDI Rokat saat melaksanakan UNBK dengan meminjam rumah warga sebagai ruang kelas. (ist)

BORONG | patrolipost.com – Keluhan berkaitan dengan Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hampir datang dari setiap penjuru Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya daerah pedalaman. Keterbatasan yang dialami juga bervariasi mulai dari ketiadaan jaringan internet hingga belum adanya aliran listrik PLN, juga keterbatasan fasilitas.

Keterbatasan tak ada listrik PLN dialami lembaga pendidikan Sekolah Dasar Inpres Rokat di Desa Golo Ndele  Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Pihak sekolah terpaksa menumpang di rumah warga yang telah dialiri listrik PLN untuk mengikuti UNBK. Mereka pun harus ke dusun tetangga dan meminjam rumah warga untuk dijadikan ruang kelas sementara. Hal itu dilakukan karena di sekolah tersebut dan sekitarnya belum tersambung listrik.

Kepala Sekolah SDI Rokat-Parang, Vinsensius Jematu mengakui hal tersebut. Menurut Vinsensius, pihak sekolah harus meminjam rumah warga di Dusun Parang demi melaksanakan UNBK.

“Kami harus ke Kampung Parang demi menyukseskan UNBK. Karena ujian saat ini berbasis online dan menggunakan komputer, maka ujiannya harus laksanakan di wilayah yang sudah teraliri listrik,” kata Vinsensius, Selasa (26/10/2021).

Ia juga berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Matim untuk memperhatikan beberapa wilayah di Golo Ndele yang sampai saat ini belum tersentuh dengan listrik.

“Harapannya, pemerintah membuka mata untuk melihat keadaan dan kondisi yang terjadi di Golo Ndele karena saat ini, tiga fasilitas umum seperti Puskesdes, Sekolah dan Gereja belum teraliri listrik,” harapnya.

Sementara itu Karianus Ly, penanggung jawab PLN Ranting Borong mengatakan, untuk rencana perkembangan ataupun perluasan Lisdes (listrik pedesaan) biasanya ditangani Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K).

“Perluasan tambahan dari konstruksi yang sudah terpasang akan disurvei sesuai arahan dan perintah dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ruteng,” pungkasnya. (pp04)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *