Bangunan Bekas Ruang Belajar SDN Satra Ambrol, Bahayakan Peserta Didik

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
tembok 1111
Inilah tembok bangunan gudang bekas ruang belajar SDN Satra yang ambrol dan membahayakan peserta didik. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Tembok bangunan gudang SDN Satra, Klungkung yang pernah dipakai sebagai ruang belajar kelas 2 SDN Satra, ambrol. Akibat ambrolnya gudang tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan peserta didik, terlebih jika mereka bermain di sisi barat bangunan yang ambrol.

Menurut Ni Luh Mekarwati, guru wali kelas 2 SDN Satra, Senin (25/10) menyatakan bangunan gudang yang sempat dipakai sebagai ruang belajar murid kelas 2 ini, temboknya ambrol sekitar lebih dari sebulan yang lalu, saat itu hujan turun deras. Bangunan gudang SDN Satra yang jebol posisinya ada di paling pojok sebelah barat l gedung SDN Satra ini,” terang Ni Luh Mekarsari prihatin.

Dia khawatir jika tidak segera dilakukan perbaikan rehab, kondisi bangunan tersebut bakal membahayakan muridnya , utamanya saat jam istirahat.

“Sukur selama pandemi Covid-19 ini , murid-murid belajar virtual. Tapi dengan telah dibukanya belajar PTM , saya khawatir keselamatan murid,” sebutnya.

Sementara itu Kepala SDN Satra Wayan Gina SAg ditemui menyatakan, bangunan gudang yang jebol tersebut ,sempat dipakai ruang belajar siswa kelas 2 sebelumnya, tapi peruntukannya saat ini sebenarnya untuk dipakai ruang gudang.

“Bangunan SDN Satra ini berdiri 1980 silam belum pernah direhab. Dulu bangunan gudang yang jebol temboknya tersebut, sempat dipergunakan sebagai ruang belajar siswa kelas 2 tahun 2011. Tapi karena kondisinya mengkawatirkan kita pakai gudang. Ternyata keduluan temboknya jebol saat hujan turun deras beberapa bulan yang lalu,” ujar Kepsek Wayan Gina yang juga menjabat Koordinator Guru TPL Kabupaten Klungkung.

SDN Satra dengan jumlah anak didik 100 orang. Sementara jumlah bangunan sekarang ada 6 ruang belajar ,namun kondisi gedung sudah sangat tua dan rapuh , rusak di sana sini malah ada atapnya bocor.

Dia mengaku , sejak bertugas sebagai kepala sekolah, Februari 2021 sudah menyiapkan proposal untuk perbaikan rehab berat.

“Kita sudah koordinasikan ke bagian sarpras Dinas Pendidikan Klungkung ,dan Kasi Sampras Pak Dedi menyarankan kita untuk segera mengajukan proposal untuk perbaikan rehab berat,” sebutnya. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *