Duel Berdarah! Bule Maroko Tusuk Bule New Zealand Pakai Pecahan Botol Bir 

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
bule ditusuk
Korban saat mendapat perawatan di rumah sakit. (ist)

MANGUPURA | patrolipost.com – Duel berdarah sesama warga negara asing terjadi di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Sabtu (16/10) pukul 00.30 Wita. Seorang bule asal New Zealand berinisial JMJN (38) ditusuk oleh bule asal Maroko berinisial YEY (25) menggunakan pecahan botol bir.

Informasi yang dihimpun, insiden bermula saat JMJN bersama pacarnya hendak menyeberang jalan menuju lapangan parkir dan dibantu oleh sekuriti. Tiba-tiba datang sepeda motor diduga berkecepatan tinggi yang dikendarai YEY dengan membonceng teman wanitanya menyerempet keduanya. Sontak JMJN menegur pengendara itu karena tidak hati-hati.

Bacaan Lainnya

YEY kemudian turun dari sepeda motor sehingga terjadi cekcok mulut. Bahkan perselisihan makin panas karena disusul dengan adu jotos. Merasa terdesak, YEY yang saat itu diduga dalam kondisi setengah mabuk dan memang botol bir itu dipakai menyerang JMJN.

“Dia (YEY) memecahkan botol bir itu kemudian menyerang JMJN secara membabi buta. Pecahan botol itu ditikamkan ke leher JMJN. Korban mengalami luka robek di lehernya,” ungkap seorang petugas.

Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara membenarkan adanya kejadian itu dan telah mengamankan YEY saat di TKP. Namun mengingat JMJN sedang menjalani perawatan intensif di RS Siloam, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari korban.

Pengakuan pelaku, bahwa dirinya tidak ada menyerempet korban. Bahkan korban disebut memang mencari gara-gara dan malah menyerang lebih dulu saat pelaku masih di atas motor. Sehingga dia mengambil botol bir yang dibawa di dashboard motor, lalu turun dan memecahkannya untuk menyerang korban. Diduga keduanya sama-sama terpengaruh minuman beralkohol.

“Menurut YEY, korban yang menyerang duluan. Tetapi kita menunggu laporan dari korban karena kronologis kejadiannya belum pasti. Biar tidak salah, kita tunggu korban sembuh baru dimintai keterangan,” ujarnya. (007)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *