Polsek Ubud Vaksinasi Lansia dengan Sistem Jemput Bola

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
polsek ubud vaksin
Nakes dan personel Polsek Ubud mendatangi rumah lansia untuk divaksin. (ist)

GIANYAR | patrolipost.com – Polsek Ubud Polres Gianyar, Bali bekerja sama dengan tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Ubud 1 melaksanakan vaksinasi Covid-19 para lansia. Petugas Nakes dan personel Polsek mendatangi langsung rumah lansia (door to door) atau dengan system jemput bola di Banjar Tarukan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (15/10/2021).

Kapolsek Ubud AKP I Made Tama SH, seizin Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana SIK SH MH menerangkan, tujuan dilaksanakannya vaksinasi door to door untuk mendukung serta membantu pemerintah pusat dalam percepatan program vaksinasi demi menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Bali.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, vaksinasi door to door ini menyasar warga masyarakat lansia, dimana mayoritas warga Desa Mas yang belum divaksin adalah dari kalangan warga lansia. Sehingga Polri dalam hal ini Polsek Ubud berinisiatif untuk jemput bola dengan mendatangi warga bersama tenaga kesehatan (Nakes) untuk diperiksa dan jika keadaan memungkinkan akan dilaksanakan vaksin.

Di lokasi yang sama, Kepala Puskesmas Ubud I drg Dewa Paramartha mengatakan bahwa dengan sistem jemput bola ini, Nakes akan tahu secara riil keadaan para lansia yang belum divaksin. Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa rata-rata para lansia yang belum tervaksin dalam keadaan sakit, dan tidak bisa beraktivitas.

“Akhirnya Nakes didampingi Polri hanya melaksanaan pemeriksaan kesehatan di tempat dan dilakukan pendataan untuk pelaporan ke satuan atas,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi door to door dilaksanakan dengan menjalankan Protokol Kesehatan secara ketat. Pada kesempatan itu personel Polsek juga mengimbau warga untuk selalu memperhatikan dan melaksanakan 3M dimulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.

“Dengan digelarnya vaksinasi door to door diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap vaksin Covid-19, sehingga penyebaran penerima vaksin akan lebih luas lagi karena vaksinasi dapat melindungi diri dan juga melindungi negeri,” ungkap AKP I Made Tama.

Di hari yang sama, Jumat (15/10/2021), Polsek Ubud  bekerjasama dengan Puskesmas Ubud I dan Kenak Medika Ubud menggelar Gerai Vaksin Presisi di Desa Mas, Kecamatan Ubud. Gerai Vaksin Presisi digelar di 2 tempat yakni Balai Banjar Pengosekan, Desa Mas, dan Wantilan Pura Taman Pule, Mas Ubud.

Kegiatan ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 melalui percepatan program vaksinasi nasional, khususnya di wilayah Ubud yang menyasar warga lanjut usia (Lansia).

Adapun target yang ingin dicapai dalam vaksin tersebut yakni sebanyak 150 orang lansia. Baik yang belum tervaksin karena sakit, ataupun yang tercecer, dan vaksin yang dipergunakan yakni jenis AstraZaneca.

Menurut Kapolsek Ubud AKP I Made Tama SH, percepatan vaksinasi nasional dapat membantu negeri ini untuk keluar dari pandemi. Disamping itu, akan dapat mengembalikan situasi bangsa Indonesia, khususnya Bali di mata dunia, sehingga diharapkan perekonomian kembali normal.

“Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 (risiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan vaksinasi karena dengan vaksin akan terbentuk kekuatan imun untuk melawan virus disamping menerapkan Protokol Kesehatan,” tutup Made Tama. (*/zar)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *