Workshop P4GN, Wabup Kasta: Tingkatkan Pengawasan dan Kewaspadaan Lingkungan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
wabup 3333
Wakil Bupati (Wabup) Klungkung, I Made Kasta menjadi narasumber Workshop P4GN di lingkungan masyarakat di Wyndam, Kamis (14/10). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Wakil Bupati (Wabup) Klungkung, I Made Kasta didaulat sebagai narasumber dalam Workshop Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan masyarakat, Kamis (14/10).

Workshop yang berlangsung di Ruang Penida, Wyndham Tamansari Jivva Resort ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari perwakilan para perangkat desa.

I Made Kasta menyampaikan bahwa Bangsa Indonesia saat ini sedang darurat narkoba, hal ini ditegaskan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyatakan perang terhadap Narkoba. Untuk menindaklanjuti pernyataan presiden ini, BNNK Klungkung telah menjalin koordinasi dengan dan MoU dengan Majelis Desa Adat serta dengan desa peranan dan kepolisian untuk membuat Perarem, yang mengatur apabila ada peredaran Narkoba di desa.

Kepada para orang tua juga diingatkan agar senantiasa mengawasi anak anaknya sehingga tidak mencoba coba mengkonsumsi narkoba. Menurutnya tidak hanya anak muda namun semua lapisan dan tingkatan usia sangat rentan terjerat penggunaan narkoba.

“Jika pada tahun 2020 terjadi 22 kasus dengan 31 tersangka, maka pada akhir bulan September 2021 ini telah terjadi 21 kasus narkoba dengan 26 tersangka. Angka ini tentu mengkhawatirkan dan harus kita tindaklanjuti dengan meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan dilingkungan masing masing. Hal ini demi menyelamatkan keluarga dan orang orang di sekitar kita dari jeratan candu narkoba,” ujar Wabup Kasta.

Lebih lanjut Wabup Made Kasta mengatakan di Klungkung saat ini telah terdapat dua rumah sakit yakni RSUD Klungkung dan RS Bintang yang telah menjalin kerjasama dengan BNNP guna merehabilitasi para pecandu narkoba.

“Mudah mudahan dengan kegiatan ini akan dapat memperkecil dan bahkan menghilangkan peredaran narkoba di Kabupaten Klungkung,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Klungkung, I Made Pastika dalam laporannya mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan akan bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba untuk mengembangkan kemampuan serta kapasitas penggiat P4GN, serta untuk membentuk penggiat P4GN yang berasal dari lingkungan masyarakat desa.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta sebagai tokoh di lingkungan masyarakat dan selaku penggiat anti narkoba mampu menangkal segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungannya masing-masing,” ujar Pastika. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *