Terjadi di Parkiran Tiara Dewata Badung, Maling Keprok Kaca Mobil, Rp 244 Juta Amblas

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
keprok mobil
Mobil korban keprok kaca yang parkir di Swalayan Tiara Dewata Gatsu, Badung. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Aksi pencurian dengan modus keprok (pecah) kaca mobil terjadi di swalayan Tiara Dewata Gatsu Barat, Badung, Bali. Akibat kejadian ini uang tunai Rp 244 juta milik korban Willy Candra (51) warga Jalan Gunung Andakasa No 35 Denpasar Utara amblas.

Peristiwa ini mengindikasikan lemahnya pengamanan swalayan yang terletak di Banjar Batu Culung Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung itu. Apalagi, pada saat kejadian CCTv yang mengarah ke tempat parkir mobil korban dalam keadaan mati.

Bacaan Lainnya

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, pukul 14.20 Wita korban tiba di Tiara dimana sebelumnya korban hendak menyetor uang ke Bank BCA Gatsu Barat. Namun karena bank tutup, selanjutnya korban ke Tiara untuk berbelanja dan meninggalkan mobil bernomor polisi DK 1009 AL di parkiran.

Korban menyimpan uang tunai ratusan juta rupiah itu di dalam mobil jenis Toyota Inova warna putih itu dalam sebuah tas warna biru tua di depan jok driver bagian bawah setir. Rencananya, uang sebanyak itu untuk buka BG (Bilyet Giro). Pada pukul 14.50 wita, korban kembali menuju ke mobil dan diberitahu oleh tukang parkir bahwa kaca mobil depan sebelah kanan dalam keadaan pecah.

“Setelah itu dilakukan pengecekan dan diketahui bahwa tas berisi uang miliknya sudah hilang,” ungkap seorang petugas Kepolisian.

Sementara keterangan juru parkir Tiara, Antonius Martin (34) bahwa pada saat saksi hendak mengatur mobil  keluar yang lokasinya bersebelahan dengan mobil korban, pada saat itu ia melihat kaca mobil depan sebelah kanan dalam keadaan pecah. Selanjutnya saksi memberitahukan kepada korban yang baru keluar dari dalam swalayan bahwa kaca mobilnya pecah.

Hasil identifikasi oleh personel unit identifikasi Polres Badung, tidak ditemukan adanya sidik jari yang menempel di kaca atau pintu mobil yang pecah. Tidak ditemukannya sidik jari pada bagian kaca mobil yang pecah atau pintu mobil sehingga kemungkinkan besar pelakunya merupakan residivis spesialis keprok kaca.

“Tidak menutup kemungkinan pelaku sudah mengikuti korban dari sebelum masuk ke swalayan Tiara Gatsu dan melakukan aksinya ketika korban meninggalkan mobilnya,” katanya.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Masih kita kejar,” jawabnya singkat. (007)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *