Tingkatkan Perekonomian Warga, Polres Badung Manfaatkan Lahan Tidur

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
b akbp dedy leo defrates
AKBP Leo Dedy Defretes SIK SH MH. (ist)

MANGUPURA | patrolipost.com – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Polres Badung inisiasi program trobosan kreatif memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes SIK SH MH bahwa Polres Badung kini sedang mencari lahan tidur untuk dijadikan lahan yang produktif.

“Kita membantu masyarakat membangkitkan perekonomian di tengah pandemi dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif,” tegas AKBP Dedy, Kamis (7/10/2021).

Bacaan Lainnya

Lahan tidur tersebut akan ditanam tanaman yang cepat panen, seperti jagung, cabai, timun, kacang panjang, sayur dan lain sebagainya. Sehingga nantinya setelah panen, hasilnya diberikan sepenuhnya kepada masyarakat yang memiliki lahan tersebut.

“Jadi kita bersama jajaran di masing-masing Polsek mencari lahan tidur untuk ditanam tanaman yang cepat panen. Target semua Polsek bisa mengupayakan mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif. Dan baru terealisasi saat ini di Polsek Abiansemal,” ujarnya.

Menurut Kapolres, program ini dilakukan sebagai bentuk upaya Polres Badung untuk meningkatkan perekonomian di tengah pandemi. Untuk tanah yang dikelola adalah tanah milik masyarakat yang tidaK digunakan dan tidak produktif, seperti lahan yang tidak diurus oleh masyarakat sendiri. Setelah ditanam, diharapkan masyarakat ikut menjaga tanaman tersebut.

“Kehadiran Polri khususnya Polres Badung adalah membangkitkan ekonomi rakyat di tengah pandemi. Dan kami berharap dengan program terobosan kreatif ini dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi,” terangnya.

Kapolres Badung menambahkan, untuk kebutuhan bibit tanaman yang akan ditanam di lahan tidur, pihaknya akan mengupayakan. Sehingga masyarakat tidak terbebani oleh kebutuhan bibit tanaman di lahan tidur miliknya sendiri.

“Jadi kami akan mengupayakan bibit tanaman untuk ditanam di lahan tidur tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” imbuhnya. (pp05)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *