Indonesia Harus Menang Lawan Taiwan, Ini 5 Alasannya

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
egi 22222
Egy Maulana Vikri akan memperkuat Timnas Indonesia melawan Taiwan pada leg pertama playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Buriram, Thailand. (cnn/ist)

JAKARTA | patrolipost,com – Timnas Indonesia akan menghadapi Taiwan pada leg pertama playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Buriram, Thailand, Kamis (7/10) malam. Berikut 5 alasan Indonesia bisa menang dari Taiwan.

Pertandingan playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 digelar dalam dua leg. Leg pertama Indonesia vs Taiwan akan digelar pada Kamis (7/10) malam mulai pukul 19.00 WIB. Sedangkan, leg kedua Taiwan vs Indonesia akan berlangsung di tempat yang sama pada Senin (11/10) mendatang mulai pukul 20.00 WIB.

Sedianya, laga playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 antara Indonesia vs Taiwan akan digelar pada 7 September lalu dan dilanjutkan leg kedua pada 12 Oktober. Namun, PSSI bersama Federasi Sepak Bola Taiwan (CFTA) sepakat untuk menunda pertandingan tersebut akibat kondisi pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

PSSI kemudian berkoordinasi dengan AFC dan Taiwan untuk menentukan perubahan jadwal tersebut sebelum disepakati untuk digelar di tempat netral yaitu Thailand pada 7 dan 11 Oktober.

Indonesia kini harus mengamankan kemenangan atas Taiwan demi meraih tiket ke babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Tanpa menganggap remeh kekuatan lawan, Indonesia memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan melawan Taiwan.

1. Materi Pemain Mumpuni
Meski tidak semua pemain dapat memenuhi panggilan Timnas Indonesia, namun secara umum materi pemain Tim Garuda untuk menghadapi Taiwan cukup mumpuni.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong memboyong 29 pemain untuk menghadapi Taiwan pada playoff Kualifikasi Piala Asia 2023.

Dalam daftar pemain tersebut terdapat satu pemain naturalisasi asal Nigeria yaitu Victor Igbonefo. Selain itu, para pemain yang merumput di luar negeri seperti Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners), Egy Maulana Vikri (FK Senica), Syahrian Abimanyu (Johor Darul Takzim), dan Ryuji Utomo (Penang FC) juga dipastikan dapat membela Timnas Indonesia.

Shin Tae Yong juga memanggil pemain-pemain yang bersinar di Liga 1 2021 seperti Ramai Rumakiek (Persipura) dan Ricky Kambuaya (Persebaya) yang akan memberikan warna baru pada permainan Timnas Indonesia.

Dengan dikolaborasikan bersama pemain-pemain lama Timnas Indonesia seperti Evan Dimas, Adam Alis, dan Fachruddin Aryanto, diyakini Tim Garuda mampu meredam kekuatan Taiwan. Keberadaan Shin Tae Yong akan membawa pengaruh positif dalam permainan Timnas Indonesia melawan Taiwan.

2. Pelatih Berkualitas
Keberadaan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia bakal memberikan pengaruh positif pada permainan Tim Garuda melawan Taiwan. Shin Tae Yong dikenal sebagai pelatih yang kaya akan pengalaman, kuat dalam meningkatkan fisik pemain, dan punya kemampuan mengolah taktik yang baik.

Shin Tae Yong juga dikenal sebagai pelatih yang cukup sukses di tingkat klub maupun saat menangani timnas Korea Selatan. Klub Seongnam FC pernah dibawanya memenangkan Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea pada 2011.

Shin Tae Yong juga dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam membangun pondasi timnas Korea Selatan baik di level kelompok umur maupun senior. Shin Tae Yong pernah membawa timnas Korsel U-23 lolos ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil.

Ia juga pernah mendampingi timnas Korsel U-20 tampil di Piala Dunia U-20 2017 di Selandia Baru. Terlebih, Shin Tae Yong punya pengalaman menangani timnas Korsel di Piala Dunia 2018.

Walaupun gagal melalui fase penyisihan setelah kalah dari Swedia dan Meksiko, Shin mampu membawa timnas Korea Selatan mengalahkan timnas Jerman dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2018.

3. Rekor Positif Lawan Taiwan
Timnas Indonesia boleh percaya diri lantaran memiliki rapor positif menghadapi Taiwan. Pasalnya, dari 12 kali pertemuan sejak 1954 Indonesia telah mengalahkan Taiwan sebanyak delapan kali. Sementara, Indonesia baru kalah empat kali dari Taiwan. Kemenangan terbesar Indonesia atas Taiwan terjadi di Merdeka Tournament 1968. Saat itu, Tim Garuda menang atas Taiwan dengan skor telak 10-1.

Bahkan, pada pertemuan terakhir Indonesia juga menang atas Taiwan. Dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, 24 November 2010 itu, Indonesia menang dengan skor 2-0 atas Taiwan. Artinya, Indonesia memiliki tren yang bagus melawan Taiwan dan memiliki peluang untuk menang dalam pertandingan nanti.

4. Daya Juang Tinggi
Para pemain Timnas Indonesia dikenal memiliki daya juang tinggi dalam bertanding. Hal ini bisa menjadi kekuatan Timnas Indonesia untuk mengalahkan Taiwan. Tetapi, tampil dengan daya juang tinggi saja tentu tidak cukup. Para pemain Timnas Indonesia juga harus tampil tenang, percaya diri, konsentrasi, dan fokus.

Terlebih, para pemain Timnas Indonesia harus mengurangi kesalahan-kesalahan mendasar seperti salah passing, melakukan pelanggaran yang tidak perlu, dan gagal memanfaatkan peluang.

5. Fleksibilitas Formasi
Dengan memboyong 29 pemain dengan berbagai karakter memberikan keleluasaan bagi Shin Tae Yong untuk memiliki beberapa alternatif formasi.

Shin Tae Yong dapat mengawali permainan dengan formasi andalannya 4-4-2. Dengan formasi ini, kekuatan Timnas Indonesia dalam bertahan maupun menyerang relatif seimbang. Formasi juga efektif untuk mendukung strategi serangan balik atau direct pass yang kerap ditampilkan Shin Tae Yong.

Tetapi, jika terjadi kebuntuan, Shin Tae Yong dapat mengubah formasi permainannya menjadi 4-2-3-1 atau 4-3-3 atau 3-5-2.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Taiwan akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi, Indosiar dan live streaming di Vidio.com. Duel kedua tim akan dimulai pukul 19.00 WIB. (305/cnn)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *