Paguyuban Seniman Bali Laksanakan Yadnya Nunas Pamlepeh Jagat di Pura Dalem Ped

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pati 4444
Paguyuban kesenian Bali saat melaksanakan yadnya di Pura Dalem Ped. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Gumbreg, Tilem Kapat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mengikuti prosesi Upacara Yadnya Nunas Pemlepeh Jagat yang dilaksanakan oleh Paguyuban Seniman Bali di Pura Dalem Ped, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (6/10).

Turut hadir Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Walikota Denpasar, I G N Jaya Negara, Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun, Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra dan seluruh Paguyuban Seniman se-Bali.

Ketua Panitia Karya Jro Mangku Nyoman Ardika (Sengap) mengatakan Prosesi Upacara Yadnya Nunas Pamlepeh Jagat ini dilaksanakan bertujuan agar Covid-19 segera berakhir dan situasi diharapkan segera kembali pulih normal. Rangkaian upacara ini juga diisi dengan pencaruan, mulang pakelem di segara dan tari-tarian diantaranya tari rejang dewa, tari baris gede dan topeng sidekarya. Usai prosesi tersebut dilaksanakan persembahyangan yang berjalan hidmat dipuput Ida Pedanda Gede Putra Kekeran (Siwa), Ida Pedanda Gede Wayan Jelantik Pradnya Putra (Budha) dan Ida Ratu Dalem Smara Putra (Puri Klungkung).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta sangat menyambut baik upacara yadnya yang digelar oleh Peguyuban Seniman se-Bali ini. Pihaknya juga berharap seluruh masyarakat tetap selalu taat dan patuh kepada protokol kesehatan (prokes) meskipun saat ini perkembangan Covid-19 sudah mengalami penurunan. “Semoga upacara suci ini bisa berjalan dengan baik dan nantinya situasi pendemi Covid-19 segera berakhir,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengucapkan terimakasih kepada para Peguyuban Seniman se-Bali yang sudah menggelar upacara yadnya ini. Semoga Covid-19 ini segera berakhir dan situasi cepat kembali normal agar nantinya para seniman bisa kembali pentas di panggung. (855)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *