Kasus Melandai, Satgas Covid-19 Buleleng Perketat Pengawasan Pintu Masuk

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pintu masuk
Satgas Covid-19 Buleleng memeriksa kapal GT 24 KM Siapa Duga (niaga tradisional) dari Sapeken, Madura, Jawa Timur yang merapat di pantai Kelurahan Kampung Baru, Singaraja. (ist)

SINGARAJA | patrolipost.com – Kasus Covid-19 di Buleleng terus mengalami penurunan. Hingga Minggu (26/9/2021) Satgas Covid-19 Buleleng melansir data terkonfirmasi positif tercatat hanya satu orang. Sementara pasien sembuh sejumlah 7 orang dan yang masih dalam perawatan sebanyak 47 orang.

Begitu juga dengan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) dengan kapasitas tersedia sebanyak 288 hanya terisi 21 bed atau hanya 7,29 persen. Begitu juga dengan kapasitas ruang ICU sebanyak 38 bed hanya terisi 5 bed atau 13,16 persen.

Bacaan Lainnya

Kendati angka Covid-19 terus melandai, namun Satgas Covid-19 tak mau lengah. Berbagai upaya dilakukan untuk terus menekan angka terkonfirmasi termasuk mengawasi sejumlah pintu masuk, baik darat maupun jalur laut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan SSTP MM mengatakan, Satgas Covid-19 melakukan pengawasan terhadap kedatangan kapal GT 24 KM Siapa Duga (niaga tradisional) dari Sapeken, Madura, Jawa Timur  yang merapat di pantai Kelurahan Kampung Baru, Jalan Pulau Sulawesi, Singaraja.

Hasil pemeriksaan terhadap Nakhoda, KKM dan ABK semuanya lengkap dengan membawa hasil rapid tes dari tempatnya bertolak dengan hasil negatif.

“Total berjumlah 6 orang yang meliputi Nahkoda, KKM dan ABK sudah membawa hasil rapid test dari daerah asalnya dengan hasil yang negatif,” jelas  Suwarmawan yang juga selaku Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng.

Sementara data penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Kadis Suwarmawan menyampaikan terdapat 7 orang dinyatakan sembuh yang berasal dari Kecamatan Buleleng 5 orang dan 1 orang dari Kecamatan Busungbiu. Sedangkan kasus konfirmasi baru,hanya 1 orang berasal dari Kecamatan Busungbiu.

”Dengan demikian terkonfirmasi baru secara kumulatif sebanyak 10.362 orang, dengan rincian; sembuh menjadi 9.792 orang, meninggal sebanyak 523 orang, dan sedang dalam perawatan sebanyak 47 orang,” tandasnya. (625)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *