Astungkara! Pasien Sembuh Covid-19 Bali 2 Kali Lipat Kasus Baru

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
virus1x
Data sebaran pasien Covid-19 Provinsi Bali, Senin (20/9/2021). (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Tren penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bali masih berlanjut sampai minggu ketiga September 2021. Hari ini, Senin (20/9/2021) tercatat kasus baru sebanyak 99 orang, pasien sembuh lebih dari 2 kali lipat yakni 229 orang, dan pasien meninggal dunia 9 orang.

Kasus positif harian ini sudah jauh menurun dibandingkan minggu pertama dan kedua September yang masih di kisaran 150 – 300 orang. Demikian pula dengan kasus meninggal dunia, sebelumnya di kisaran 20 – 40 orang per hari.

Bacaan Lainnya

Pasien meninggal dunia hari ini terbanyak dari Kota Denpasar (4 orang), menyusul Tabanan (2 orang) dan masing-masing 1 orang dari Badung, Karangasem dan Bangli. Dengan penambahan 9 pasien meninggal dunia hari ini, maka total sebanyak 3.849 orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Bali.

Sementara itu kumulatif kasus positif sejak pandemi di Provinsi Bali 111.499 orang, sebanyak 105.411 orang dinyatakan sembuh.

Satgas Covid-19 Bali mencatat, penambahan kasus baru Covid-19 di Provinsi Bali sudah mulai menurun sejak 30 Agustus 2021. Kasus harian di bawah 250 kasus perhari, tingkat kesembuhan mencapai angka 93%, kasus aktif terus menurun hingga dibawah 3.000 orang (2,5%). Sementara itu kematian masih di atas 10 orang perhari.

Dari hasil evaluasi Satgas Covid-19 Nasional, akhirnya Pemerintah Pusat mengumumkan mulai 14 September 2021, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bali diturunkan dari sebelumnya Level 4 menjadi Level 3.

Namun demikian Gubernur Bali Wayan Koster dalam siaran persnya mengimbau agar masyarakat tidak menyikapi hal itu dengan eforia yang berlebihan. Tetapi harus tetap waspada mengingat perkembangan Covid-19 ini masih sangat berbahaya dengan adanya varian baru Mu yang telah ditemukan di beberapa negara.

“Perlu diketahui bahwa, meskipun warga sudah mengikuti vaksinasi tidak sepenuhnya menjamin terbebas dari penularan Covid-19,” jelasnya.

Data menunjukkan warga yang sudah mengikuti vaksinasi, sebanyak 40% masih mengalami penularan Covid-19 dan 92% yang meninggal belum divaksinasi. Namun dengan telah divaksinasi, warga yang tertular Covid-19 risikonya lebih rendah yaitu lebih cepat sembuh, terhindar dari gejala berat yang berisiko kematian.

Oleh karena itu Gubernur Koster menegaskan, seluruh masyarakat untuk tetap menaati dan melaksanakan Protokol Kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat bebas Covid-19 dengan 6 M. Yakni, Memakai masker standar dengan benar, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi bepergian, Meningkatkan imun, dan Mentaati aturan. (zar)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *