PPKM Turun Level 3, Bamsoet Harap Dunia Usaha di Bali Segera Pulih

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
2021 09 18 16 52 55
2021 09 18 16 52 55

(Ki-ka) Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Dr. dr. Ketut Kwartantaya. (ist)

 

Bacaan Lainnya

 

DENPASAR | patrolipost.com-Bali yang perekonomiannya mengandalkan sektor pariwisata sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Semua sektor usaha luluh lantah. Namun Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perekonomian di Bali bisa kembali bergerak seiring penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ke level 3 di Pulau Bali. Menurutnya, akibat Pandemi Covid-19 perekonomian di Bali menjadi daerah paling terpuruk dan terkontraksi sangat dalam. Diakhir tahun 2020 pertumbuhan perekonomian Bali mengalami kontraksi minus 9,3 persen dan pada triwulan pertama 2021 merosot hingga minus 9,8 persen.

Salah satu usaha yang terkena imbas Covid-19, tidak terkecuali pelaku usaha kecantikan kulit, seperti AKL Clinic yang dimiliki Dr. dr. Ketut Kwartantaya, kata Bamsoet usai mencoba kecanggihan laser picosure di Klinik Dr. dr. Ketut Kwartantaya di Denpasar, Sabtu (18/9/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan AKL Clinic yang didirikan pada tahun 2007 mengkhususkan diri pada layanan kecantikan kulit dan produk anti-penuaan. Berkat kerja keras dr. Ketut dan istri Made Sukerni, AKL Clinic telah bertransformasi menjadi salah satu klinik kecantikan kulit terbesar dan digemari di Bali.

“Imbas Pandemi Covid-19 membuat pasien yang datang menurun dratis hingga 50-60 persen. Pasien di AKL Clinic 80 persen berasal dari dalam negeri dan 20 persen dari mancanegara, seperti Australia, Italia dan Perancis,” kata Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini memaparkan awal mula didirikan AKL Clinic karena masih sedikit klinik di Bali yang mengkhususkan pada pelayanan kecantikan kulit dan kelamin. Sementara, banyak pasien yang membutuhkan pelayanan kulit lebih baik.

“Melihat kondisi tersebut, dr. Kwartan yang kala itu bertugas sebagai dokter di Rumah Sakit Negeri Provinsi Bali, berinisiatif mendirikan AKL Clinic bersama sang istri. Saat ini AKL Clinic memiliki konsultan dokter kulit, memiliki sertifikat sebagai complete laser clinic, dan memiliki laser picosure satu-satunya dan pertama di Bali,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menambahkan, teknologi kecantikan yang menjadi unggulan di AKL Clinic adalah terapi berbasis laser. Khususnya, laser picosure yang dapat merejuvenasi wajah dengan sangat baik.

“Bagi yang ingin menghilangkan pigmen di kulit, seperti flek, tato, freckles dan sejenisnya bisa menggunakan laser picosure yang merupakan teknologi terbaik. Pelayanan kecantikan kulit ini yang tengah digemari oleh para pasien AKL Clinic,” pungkas Bamsoet. (*/wie)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *