Pemkab Gianyar Kembali Bagikan Bantuan Sembako

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
gianyar 22222
Mengusung tema "Korpri Peduli, Korpri Berbagi Menuju Gianyar Aman" Pemkab Gianyar kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di 70 desa yang tersebar di 7 Kecamatan yang ada di Gianyar Jumat (17/9). (kominfo/jjo)

GIANYAR | patrolipost.com – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada masyarakat kurang mampu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemi Covid-19, Pemkab Gianyar kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di 70 desa yang tersebar di 7 kecamatan yang ada di Gianyar.

Ada suatu hal yang menarik dalam pembagian sembako kali ini, dimana biasanya sumber dana yang dipakai dalam pembagian sembako bersumber dari APBD, namun kini bersumber dari penyisihan gaji Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Gianyar. Mengusung tema “Korpri Peduli, Korpri Berbagi Menuju Gianyar Aman” setidaknya 7.509 paket sembako yang berisikan beras, mie instan dan minyak goreng ditambah 1.000 paket sembako sumbangan dari Krisna Oleh-oleh dipastikan tersebar hari ini, Jumat (17/9).

Ketua Korpri Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya yang juga Sekda Gianyar mengatakan pembagian sembako merupakan kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Pelaksanaan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat Gianyar yang membutuhkan sebagai bentuk kebijakan dalam hal membantu masyarakat Gianyar yang terdampak Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Disamping mendukung program strategis Bapak Bupati dalam membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya saat memberikan laporan.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra yang langsung melepas armada pengangkut sembako mengatakan, Bupati memiliki kontrol rem dan gas dalam mengatur kapan bantuan akan disalurkan. “Bupati memegang kendali gas dan rem, memegang metoda penanganan bencana. Jadi saya memegang ritme kapan sembako disalurkan. Karena jika bantuan disalurkan semua ditahun pertama, masyarakat akan kesulitan mendapat bantuan tahun berikutnya,” ujar Bupati Mahayastra.

Mahayastra juga mengapresiasi langkah Korpri bisa mengumpulkan iuran hingga Rp 1 miliar lebih sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Dirinya juga mengaku bersyukur menjelang 3 tahun kepemimpinannya situasi di Gianyar sangat kondusif walau masih ada kritikan.

“Saya sangat bersyukur selama memimpin Gianyar, situasi sangat kondusif. Walau masih banyak kritikan tanpa solusi, saya merasa senang karena masih ada yang mengawal dalam membangun Gianyar. Serta saya menjadikan kritikan tersebut sebagai motivasi dan pengingat diri,” tandasnya.

Kepada kepala OPD, para camat dan perbekel/lurah, Mahayastra berpesan untuk mengawal kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan ini agar tidak ada yang tercecer dan seluruh sembako dapat dinikmati dengan baik oleh masyarakat penerima. (kominfo/abg)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *