54 Siswa Positif Covid-19 saat Sekolah Tatap Muka, Bermula dari 1 Orang Demam

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
covid33333
Belajar tatap muka siswa SMA. (Ilustrasi/net/ant)

PADANG | patrolipost.com – Sebanyak 54 siswa SMAN 1 Padangpanjang dinyatakan positif Covid-19 saat pembelajaran tatap muka. Sekolah tersebut pun menghentikan belajar tatap muka dan belajar dialihkan ke daring.

“Penghentian belajar tatap muka tersebut berdasarkan rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Padangpanjang. Siswa yang positif Covid-19 itu saat ini menjalani karantina di asrama sekolah, siswa yang sudah negatif pihak keluarga sudah menjemputnya,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah I Mardison, Senin (13/9/2021).

Begini kronologinya:
1. Sekolah Tatap Muka Dimulai sejak 12 Agustus 2021
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah I Mardison mengatakan, belajar tatap muka itu sudah diadakan sejak telah dilakukan 12 Agustus lalu, termasuk sekolah lain.

2. Seorang Siswa Demam dan Dinyatakan Positif Covid-19
Satu orang siswa mengalami demam. Kemudian, tim Satgas melakukan swab kepada siswa tersebut dan dinyatakan positif Covid-19.

3. Dilakukan Tracing dan 54 Siswa Positif
Usai mendapati satu orang siswa positif Covid-19. Petugas melakukan tracing terhadap 369 orang di mana ada 131 siswa putra dan 231 putrinya serta 7 orang petugas asramanya. Pada akhirnya hasilnya swab itu keluar pada Sabtu 11 September 2021 dengan dinyatakan positif sebanyak 54 siswa. “Kemudian, siswa itu di karantina di asrama mereka positif itu Orang Tanpa Gejala (OTG),” kata Madison.

4. Diisolasi di Asrama
Bagi siswa yang positif boleh dibawa orangtua ke rumah asal orangtua harus sanggup melakukan isolasi mandiri. Namun, bila tidak sanggup cukup dikarantina di asrama sekolah. Dengan adanya penambahan pasien berasal dari satu klaster yang terdiri dari siswa SMAN 1 Padangpanjang langkah-langkah pencegahan terjadinya penyebaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dilakukan.

“Kami sudah menegaskan kepada pihak sekolah agar melaksanakan isolasi dan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” ujarnya.

5. Sekolah Tatap Muka Dihentikan
Sekolah tersebut menghentikan belajar tatap muka dan belajar dialihkan ke daring. Bagi siswa yang sudah negatif, boleh mengikut proses belajar mengajar. (305/snc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *