Tinjau Seleksi PPPK, Bupati Bangli Janji Akan Perjuangkan Nasib PTT

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pppk
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar serta Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika saat meninjau pelaksanaan CAT bagi pelamar PPPK bertempat di SMKN 1 Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.comSeleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun 2021 dimulai Senin (13/9/2021). Proses seleksi tahap I dipantau langsung Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Bupati Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar serta Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika  meninjau pelaksanaan computer assisted test (CAT) bagi pelamar PPPK bertempat di SMKN 1 Bangli. Dalam kesempatan tersebut Bupati Sang Nyoman Sedana Arta berjanji akan memperjuangan nasib para Pegawai Tidak Tetap (PTT) agar mendapat ruang yang sama.

Bacaan Lainnya

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, dari hasil pemantauan pelaksanaan seleksi tahap pertama berjalan dengan lancar. Disamping itu pelaksanaan sudah sesuai dengan mekanisme.

“Sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dan situasinya juga sudah cukup tenang dan pengawas juga sudah lengkap di semua ruangan,” kata Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini.

Pada pelaksanaan di hari pertama tidak 100 persen calon yang bisa hadir. Salah satu penyebab karena hasil pemeriksaan swab antigen reaktif. Bagi yang reaktif tidak bisa hadir dan akan dijadwal ulang.

“Mudah-mudahan Ida Batara juga merestui agar semua peserta yang ikut test ini bisa lolos untuk menjadi PPPK,” kata mantan anggota DPRD Bali ini.  

Untuk seleksi PPPK ini langsung dari Kementerian. Politisi PDIP ini meminta semua peserta untuk fokus tetap kompak dan ikuti aturan yang disiapkan oleh pusat.

“Pusat betul-betul mensterilkan semua jalur-jalur menjadi bagaimana transparansi dijaga. Seluruh peserta agar tetap fokus mengikuti setiap tahapan,” ungkapnya.

Bupati Sedana Arta meminta Dinas Pendidikan agar benar-benar memantau semua ini, sehingga pelamar Bangli benar-benar tahu informasi bahwa dia sudah mendapat panggilan untuk ikut tes. “Tentunya kami siap membantu namun dalam koridor aturan,” tegasnya. 

Lebih lanjut, pada prinsipnya pihaknya di Kabupaten Bangli masih kekurangan banyak guru, dan kalau pun ini bisa lolos semua, masih kurang. 

Bupati Sedana Arta mengatakan  seperti janji pada saat kampanye dulu, bahwa pihaknya akan memperjuangkan GTT dan PTT di Bangli ke pemerintah pusat. Untuk hari ini baru bisa terealisasi GTT. Pihaknya akan berupaya memperjuangkan PTT untuk mendapat peluang yang sama.

“Mudah-mudahan tahun depan kita akan berjuang supaya PTT juga mendapatkan peluang yang sama,” sambungnya.

Sementara Kepala SMKN 1 Bangli, I Nyoman Susila mengatakan pihaknya diinstruksikan untuk mempersiapkan sarana dalam pelaksanaan seleksi PPPK. Sekolah juga bertanggung jawab untuk keamanan, kebersihan hingga penerapan Protokol Kesehatan.

“Kami sudah lakukan persiapan, jangan sampai terjadi gangguan saat pelaksanaan,” sebutnya.

Untuk pelaksaaan seleksi pihaknya  menyiapkan 5 ruang Lab. Masing-masing ruang berisi 22 orang peserta. Namun demikian pihaknya juga menyiapkan komputer cadangan di masing-masing ruangan.  

Di sisi lain pelaksanaan seleksi tahap pertama berlangsung di SMAN 1 Bangli dan SMKN 1 Bangli. Pelaksanaan seleksi tahap pertama ini dilaksanakan selama 5 hari yakni dari tanggal 13 – 17 September. Jumlah peserta yang ikut seleksi berjumlah 893 orang.

Untuk hari pertama bertempat di  SMKN 1 Bangli peserta tes berjumlah 220 di bagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama 110 dan sesi kedua berjumlah 110. Sedangkan di SMAN 1 Bangli berjumlah 80 peserta dibagi menjadi 2 sesi. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *