Antisipasi Kebakaran, Pegawai Lapas Narkotika Bangli Dilatih Gunakan APAR 

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
apar
Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran dengan menggunakan APAR. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Berkaca dari kasus kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanggerang-Banten, pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli menggelar latihan pemadaman kebakaran, Kamis (9/9/2021). Latihan yang berlangsung  di halaman Lapas mempergunakan alat pemadam api ringan (APAR). Kegiatan diikuti puluhan pegawai. Sebagai instruktur melibatkan petugas Damkar Bangli.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Agus Pritiatno mengatakan, kegiatan ini salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran yang mungkin saja  terjadi di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Kegiatan juga untuk memperdalam ilmu dalam penggunaan APAR.

“Ini sebagai bentuk upaya pencegahan, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan petugas sudah siap apa yang harus dilakukan. Dalam kegiatan ini kami kerjasama dinas kebakaran Bangli,” sebutnya.

Kata Agus Pritiatno, petugas Lapas mendapat ilmu dari petugas yang memang ahlinya di bidangnya. Sementara ada 48 orang yang mengikuti pelatihan. Kegiatan ini akan menjadikan agenda rutin. Yang mana akan diagendakan dua bulan sekali. Disinggung soal fasilitas APAR, Agus Pritiatno menegaskan untuk APAR sudah memadai. Akan tetapi pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Damkar Bangli.

“Untuk antisipasi APAR sudah memadai, tapi kalau ada kebaratan tentu kami juga minta bantuan Damkar,” tegasnya.

Sementara Kepala Satpol PP dan Damkar Bangli, I Dewa Agung Suryadarma mengatakan, untuk pelatihan melibatkan 6 orang petugas. Selain melatih petugas Lapas, juga dilakukan pengecekan kondisi APAR. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan APAR berfungsi dengan baik.

“Selain fasilitas yang cukup, tentu petugas harus mampu memanfaatkan alatnya,” sebutnya. Tidak dipungkiri banyak yang belum tahu penggunaan APAR. Dengan diberikan pelatihan, ketika ada kebakaran petugas sigap  menangani.

Disinggung kondisi APAR yang ada, kata pejabat asal Puri Susut ini  ada beberapa APAR yang sudah habis masa berlakunya. “Perlu dilakukan pengecekan rutin sehingga ketika terjadi kebakaran  APAR dapat difungsikan,” kata Agung Suryadarma. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *