Langkah Strategis Perputaran Birokrasi, Bupati Manggarai Lantik Pejabat Eselon II

Ilustrasi pelantikan pejabat. (ist)

RUTENG | patrolipost.com – Bupati Manggarai Hery Nabit didampingi Wabup Heri Ngabut melantik dan mengambil sumpah jabatan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Bupati Manggarai, NTT, Rabu (1/9/2021). Pelantikan 10 pejabat eselon II di lingkup Pemkab Manggarai ini merupakan langkah strategis berupa perputaran roda birokrasi.

Usai pelantikan para pejabat langsung menandatangani pakta integritas dan pernyataan pengunduran dari setiap pejabat yang dilantik jika melanggar sumpah jabatan.

Bacaan Lainnya

Para pejabat yang menempati posisi baru itu, yakni Venidiana Wanggut dari Kominfo ke Dinas Perpustakaan dan Arsip, Hendrik Amal dari Sekwan ke Staf Ahli Bupati, Maxi Gandur dari Dinas Pendidikan ke Staf Ahli Bupati, Shaldy Sahadoen dari Dinas PU ke Dinas Perhubungan, Sipri Jamun dari BPMD ke Dinas Perumahan Rakyat.

Isfridus Buntanus dari Dinas Perpustakaan dan Arsip ke Dinas Pariwisata, Yosep Mantara dari Dinas Pertanian ke Asisten II Setda, Kons Dan dari Dinas Peternakan ke Staf Ahli Bupati, Lambert Sahe dari Dinas Pol PP ke Dinas Sosial, Hila Jonta dari Staf Ahli Bupati di Matim ke Bapeda Manggarai.

Bupati Hery Nabit mengatakan, dirinya tidak mau terlalu banyak bicara soal mutasi, rotasi, dan promosi dalam birokrasi karena sudah biasa dilakukan. Di antara  yang dilantik ini sudah beberapa kali dilantik untuk menempati jabatan di daerah ini.

“Ini bukan baru, apalagi bicara teoritis. Yang dilantik lebih tahu dan paham dari saya. Saya mau sampaikan bahwa jabatan ini kepercayaan yang harus dilaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Hery menjelaskan pindah dari yang lama ke yang baru jangan dilihat secara negatif. Adanya rotasi itu untuk kepentingan kinerja yang lebih baik  yang pada akhirnya Manggarai berubah menjadi maju, adil, dan berdaya saing.

Bupati Hery Nabit juga menambahkan,  yang terjadi sekarang ini adalah putaran pertama. Masih akan dilakukan pergerakan roda organisasi, baik untuk mengisi posisi yang masih lowong hingga sekarang. Sudah pasti rotasi juga terjadi pada eselon tiga dan empat nantinya. (pp04)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.