Kebakaran, Dua Ruang Kelas PAUD di Peninjoan Rusak

  • Whatsapp
Kondisi bangunan PAUD Widya Sentana Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli pasca terbakar.

BANGLI | patrolipost.com – Insiden kebakaran terjadi di sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) Widya Sentana Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, Sabtu (9/11) sekitar pukul 16.00 Wita. Akibatnya dua ruang kelas PAUD Widya Sentana rusak, kemudian kegiatan pembelajaran kemungkinan akan dialihkan.

Dikonfirmasi Kelian Dusun Peninjoan, Dewa Anom Triyadi mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui oleh warga sekitar pukul 16.00 Wita. Awalnya warga melihat kepulan asap yang membumbung dari arah PAUD. Diakui pada saat itu, warga sedang berada di Setra karena ada upacara pengabenan.

“Warga saat itu ada di setra dan melihat kepulan asap dari arah PAUD. Kemudian warga ramai-ramai mengecek ke lokasi untuk memastikan kondisi di sana,” ungkapnya, Minggu (10/11).

Menurut Dewa Anom, saat sampai di lokasi, ternyata api sudah melalap bangunan PAUD yang mana api sudah melalap bagian atap bangunan. “Karena semua sedang sibuk, kebakaran baru diketahui setelah api membesar,” ujarnya.

Lanjut Dewa Anom, warga gotong royong memadamkan api. Kemudian api berhasil dijinakan sekitar satu jam kemudian. “Sekitar satu jam, akhirnya api bisa dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran justru tiba di lokasi setelah api padam,” jelasnya.

Dewa Anom menungungkapkan dalam insiden tersebut ada dua ruang kelas yang rusak. Terkait kelanjutan kegiatan pembelajaran bagi siswa PAUD kemungkinan akan diarahkan di gedung TK Pra Widya Dharma yang notabene satu areal dengan PAUD. Ada beberapa bangunan di areal ini, sehingga kegiatan pembelajaran bisa digeser ke ruang kelas lainnya.

“Kemungkinan bisa digeser ke gedung TK, namun untuk kepastian besok dicek. Sedangkan untuk perbaikan tentu masih menunggu petunjuk dari desa,” sebutnya.

Disinggung terkait penyebab kebakaran, Dewa Anom mengaku tidak tahu pasti asal muasal kebakaran tersebut. “Kami belum tahu sumber/pemicu kebakaran ini. Yang terpenting saat ini adalah penangan pasca kebakaran ini,” tutupnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *