Kejar Predikat Utama KLA, Gianyar Diverifikasi Kementerian PPPA

  • Whatsapp
Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2021, yang dilaksanakan secara daring di ruang Command Center kantor Bupati Gianyar, Kamis (17/6/2021). (kominfo/lanus)

GIANYAR | patrolipost.com – Kabupaten Gianyar melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021, yang dilaksanakan secara daring dipusatkan di ruangan Command Center kantor Bupati Gianyar, Kamis (17/6/2021).

Verifikasi dihadiri Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, bersama Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Ketua Tim Penggerak PKK Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, Sekda Made Gede Wisnu Wijaya, Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Gianyar I Gede Widarma Suharta, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu.

Tim verifikator dari Kementerian PPPA memverifikasi bagaimana Pemkab Gianyar memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Seperti apa produk hukum terkait hal tersebut.

Wabup Agung Mayun mengatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Gianyar sudah tertuang dalam visi dan misi yaitu ”Terwujudnya masyarakat Gianyar yang bahagia, sejahtera, aman, dan damai, mandiri, berintegritas, berlandaskan Tri Hita Karana, melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana”, khususnya misi keempat yaitu mengembangkan SDM yang berintegritas dan berdaya saing tinggi, sebagaimana yang tertuang dalam Dokumen RPJM Semesta Berencana Kabupaten Gianyar. Dengan menyiapkan berbagai regulasi dan aturan-aturan berbasis adat, kebijakan dan anggaran agar anak-anak bisa nyaman dan aman untuk tumbuh dan berkembang.

Wabup Agung Mayun menambahkan Kabupaten Gianyar akan selalu memprioritaskan kepentingan anak melalui kesejahteraan keluarga, karena jika keluarga sejahtera maka anak akan terlindungi. Berbagai upaya telah dilakukan dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak, mulai dari pembangunan dan melengkapi sarana prasarana kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas serta sarana umum, seperti jaminan kesehatan Kabupaten Guanyar (Jamkesda AMAN) untuk masyarakat Gianyar secara gratis.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan TP PKK Kabupaten Gianyar berkomitmen dalam memenuhi perlindungan perempuan dan anak. Dengan mengusung visi “terwujudnya keluarga cerdas, sehat, berdaya, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menuju Indonesia maju 2024”. Serta dengan 10 program pokok PKK yang terdapat beberapa program unggulan diantaranya pola asuh anak dan remaja di era digital (Paredi), gerakan keluarga Indonesia dalam meningkatkan kualitas pengolaan ekonomi (Pelangi), Aku Hatinya PKK, Keluarga PKK Keluarga Kencana.

Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, dalam 10 program pokok PKK terkait perlindungan anak, sudah diterapkan di Kabupaten Gianyar, diantaranya road show ke kelompok posyandu dengan memberikan bantuan paket sembako berupa Pemberian Makan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil dan balita. Sekaligus membina kader-kader posyandu membuat pemberian makan tambahan serta meningkatkan kesejateraan ekonomi keluarga. TP PKK juga memiliki program pola asuh anak di dalam Hatinya PKK, sembari memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya sehingga ketahanan pangan bisa tetap terjaga serta asupan gizi anggota keluarga bisa tercukupi.

Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengatakan, DPRD Kabupaten Gianyar mendukung penuh terhadap pelaksanaan KLA, karena anak merupakan penerus bangsa. Dengan mengeluarkan Perda No. 6 Tahun 2017 tentang perlindungan anak menuju kabupaten layak anak. “Anak-anak di Kabupaten Gianyar kami lindungi dengan Perda, sehingga Gianyar pantas kita jadikan KLA serta mendapatkan predikat yang lebih,” kata Tagel Winarta.

I Wayan Tagel Winarta menambahkan, selain Perda, DPRD Kabupaten Gianyar selalu menyetujuai setiap anggaran yang diajukan. “Terpenting anggaran dapat digunakan sebaik-baiknya serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Tagel Winarta.

Sekda Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, mulai tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Gianyar sudah mulai berbenah terkait dengan Kabupaten Layak Anak. Saat ini Pemkab Gianyar berupaya meningkatkan predikat nindya yang sudah diperoleh menjadi predikat utama. Berbagai komitmen, kebijakan, dan program telah dilakukan. Pemkab Gianyar juga menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder untuk menjadikan Gianyar benar-benar layak dan ramah anak. (kominfo/eka)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *