Setelah Juarai PUBG Mobile DGL, Tim MURNI Bidik PMIL

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Tim MURNI. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Setelah melenggang sebagai jawara Denpasar Gaming League (DGL) dengan mengumpulkan 240 poin di akhir klasemen, Tim MURNI PUBG Mobile kini membidik PUBG Mobile Indonesia League (PMIL) yang babak kualifikasinya diadakan tanggal 28 Mei mendatang.

Kepastian Tim MURNI menjuarai Denpasar Gaming League (DGL) yang berakhir Senin (24/5), setelah tim dengan kapten Adam Muliadi mengumpulkan 240 poin. Dalam kejuaraan yang digelar Pengkot ESI Denpasar ini Tim Murni mendominasi jalannya pertandingan dari babak awal sampai akhir klasemen.

Dani Yoga Adrian selaku manajer MURNI didampingi kapten tim Adam Muliadi, Senin (24/5) mengatakan, setelah DGL ini, sasaran event berikutnya adalah PUBG Mobile Indonesia League (PMIL) yang babak kualifikasinya diadakan tanggal 28 Mei mendatang dimana ajang ini diikuti tim-tim terbaik nasional.

“Kekuatan tim rival di DGL ini, tim-tim di Bali perkembangannya sangat pesat untuk saat ini. Perlawanan yang diberikan sudah lumayan baik dari semua segi,” ujar Dani Yoga.

Khusus kepada Pengkot ESI Denpasar, mereka menaruh harapan semoga ESI Denpasar bisa tetap menjadi wadah dan support bagi atlet E-sports agar bisa membanggakan nama daerah di kancah nasional.

Berstatus juara DGL, tim MURNI tak jumawa. Nyatanya, saat DGL, masih banyak kesalahan-kesalahan kecil yang membuat konsentrasi buyar di dalam game. “Masih ada waktu untuk mengevaluasi agar nanti bisa tampil dengan maksimal, membawa nama Bali dan Denpasar khususnya di tingkat nasional,” ungkap Dani Yoga menambahkan.

Dani menyebut, dia akan mempertahankan formasi 4 pemain inti yakni Adam Muliadi dengan nickname Narcos, kemudian ada ChitooZ, Doggo, Ezpz dan FARO sebagai cadangan. Formasi ini tetap diutamakan untuk event-event nasional selanjutnya.

Terkait PMIL sendiri, diakui Dani Yoga rivalitas lumayan berat, karena tim-tim terbaik se-Indonesia akan ambil bagian. MURNI sendiri menarget bisa tembus ke 3 besar di PMIL nanti.

“PMIL itu diadakan online. Untuk gambaran awal di kualifikasi, kami belum lihat ada tim-tim besar. Tapi kami maksimalkan dari kualifikasi menuju grand final untuk bertemu tim-tim besar dari PMIL,” tandasnya. (*/rls)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *