Bale Panggungan Pura Arya Terbakar

  • Whatsapp
Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar Pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, Selasa (4/5) pukul 09.15 Wita. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Warga pengempon pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung mendadak panik. Pura yang mereka sungsung pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, mengalami kebakaran hebat, Selasa (4/5) pukul 09.15 Wita.

Akibat musibah kebakaran di pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan yang menimpa bale panggungan, berkat kesigapan pengempon dan petugas Damkar Klungkung api dapat segera dipadamkan.

Kasatpol PP / Damkar Klungkung Putu Suarta SH menyatakan kebakaran yang menimpa pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, Banjarangkan terjadi Selasa (4/5) sekitar pukul 09.15 Wita, menimpa Bale Panggungan yang secara tiba tiba dilalap sijago merah. Menurutnya, Bale Panggungan yang terbakar ini biasanya genah ngunggahan banten sor.

“Kata salah seorang warga menyebutkan , baru tadinya ada persembahyangan oleh warga pengempon. Kemungkinan Asep ( Dupa yang ditaruh diwewantenannya) ada yang jatuh diserabut kelapa yang ada di bawah bangunan itu, lalu api membesar melalap bagian atas bangunan Bale Panggungan tersebut,” ujar Kasatpol PP Putu Suarta melalui pesan WA.

Terkait kebakaran tersebut Kapolsek Banjarangkan, AKP Nico Ruing menyatakan, kebakaran yang melanda pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung terjadi sekitar pukul 09.15 Wita. Adapun yang mengalami kebakaran adalah bangunan bale panggungan pura arya kubon tubuh Desa Tihingan

“Kebakaran ini awalnya diketahui oleh pedagang canang depan kantor desa yaitu Ni Ketut Suardani, (43). Dia melihat kepulan asap di dalam pura tersebut dan berteriak minta tolong, kemudian dengan cepat warga sekitar gotong royong memadamkan api dengan mengambil air di kolam kantor desa,” ujar Kapolsek AKP Nico Ruing.

Sementara itu menurut kelian pura arya kubon tubuh I Putu Handi Wijaya menyebutkan kejadian kebakaran pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan tersebut tidak dilaporkan kepihak kepolisian, karena dirinya mengganggap kejadian tersebut musibah dan diduga penyebab kebakaran akibat Dupa warga yang habis sembahyang karena di bawah dupa ada tumpukan serabut kelapa.

“Kejadian tersebut tidak dilaporkan, dengan kejadian kebakaran pura Arya kebon tubuh Desa Tihingan, Banjarangkan karena musibah ,pura mengalami kerugian 1 bangunan Panggungan tersebut sekitar Rp25 juta,” terang Putu Handi Wijaya. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *