Ngeri!!! Sama-sama Kritis, Dua Pria Duel Hidup-Mati di Ubung Kaja

  • Whatsapp
Pelaku dan korban, sama-sama kritis dan dirawat di RSUP Sanglah. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Peristiwa berdarah terjadi di depan toko Jalan Kerta Negara No 105 Banjar Batu Mekeem Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (28/4) pukul 23.45 Wita. Dua orang pria diketahui bernama Navein (24) dan Muhammad Mashud (23) terlibat duel menggunakan senjata tajam. Akibatnya, keduanya sama – sama kritis akibat luka sabetan senjata tajam dan saat ini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Sanglah.

Berdasarkan keterangan saksi Bima Fajar Fahlevi (31), ia melihat dua orang yang bergumul di pinggir jalan depan toko Jalan Kerta Negara No 105. Kedua orang tersebut berdarah dan ia mengenal salah satunya dengan nama panggilan Uud, bekerja sebagai penjaga toko di TKP.

Bacaan Lainnya

Sementara keterangan Raditno Ferdinan Lopez (17), saat ia berada di tempat vermak pakaian mendengar suara gaduh di sebelah Selatan, kemudian ia berjalan menuju asal suara dan melihat ada dua orang sedang berkelahi bergumul di tanah. Melihat kejadian tersebut saksi balik ke tempat vermak untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada orang yang ada di dekat tempat vermak.

“Setelah itu kami bersama beberapa warga datang ke TKP untuk melerai,” ungkapnya.

Sementara itu saksi Budiarto (36) menerangkan, bahwa saat ia berada di tempat kos di belakang lokasi kejadian mendengar suara orang minta tolong, Kemudian ia keluar kos menuju TKP. Sesampai di TKP, ia melihat seorang laki – laki yang tidak dikenal duduk di tanah dan di badannya banyak darah. Sementara satu orang lagi yang dikenal dengan panggilan Uud sedang mengangkat bongkahan bata ringan dengan kedua tanganya yang akan dipukulkan kepada orang yang duduk di tanah.

Melihat situasi tersebut saksi memberitahu kepada Uud agar tidak memukul orang tersebut, kemudian Uud tidak jadi memukul orang tersebut dan menjatuhkan bongkahan bata ringan tersebut di sebelahnya. Setelah itu Uud duduk di seberang jalan. Ia kemudian menelepon pemilik toko, Samsul untuk memberitahukan peristiwa tersebut.

“Saat ini, korban dirawat di Rumah Sakit Sanglah karena mengalami 8 luka akibat benda tajam. Sedangakan yang diduga pelaku juga dirawat di Rumah Sakit Sanglah karena mengalami luka di tangan kanan. Motif kejadian belum diketahui karena korban dan yang diduga pelaku masih dirawat di Rumah Sakit dan belum bisa dimintai keterangan,” tutur seorang petugas Kepolisian.

Sejumlah barang bukti, seperti bongkahan bata ringan, satu buah pisau (patah di bagian gagang), satu buah gagang pisau dan satu unit sepeda motor bernomor polisi DK 3258 ACP dan satu buah helm telah diamankan anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar. (007)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *