Polisi Optimalkan Sosialisasi Larangan Mudik, Siagakan Water Barrier Sekat Jalan

  • Whatsapp
Salah satu akses masuk Kota Surabaya akan disekat dan dijaga petugas gabungan pada larangan mudik lebaran 2021. (ist)

SURABAYA | patrolipost.com – Akses masuk Kota Surabaya akan dijaga petugas gabungan pada larangan mudik lebaran 2021 tanggal 6 hingga 17 Mei. Kini, petugas tengah mengoptimalkan sosialisasi agar tak ada warga yang mudik 2021.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Candra mengatakan awalnya ada 6 titik yang akan dijaga. Namun, kini telah ditetapkan 13 titik.

“Kita ada 13 titik penyekatan masuk Surabaya. Salah satunya di Bundaran Waru. Untuk teknisnya larangan mudik 2021 kan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei,” kata Teddy, Senin (19/4/2021).

Sementara di Bundaran Waru, telah ada water barrier yang berjajar untuk menyekat pengendara. Ada sejumlah petugas gabungan yang berjaga di pos atau tenda sementara. Teddy menyebut water barrier ini biasanya digunakan untuk menghalau dan memeriksa para pengendara saat PSBB hingga PPKM.

“Kalau water barrier itu sudah lama, sejak PSBB lalu PPKM. Kita masih siap-siap, kan kebijakan pemerintah untuk larangan mudik mulai tanggal 6 hingga 17 Mei. Jadi sekarang dalam rangka Operasi Keselamatan ini kita optimalkan sosialisasi dengan masif terkait larangan mudik ini agar masyarakat paham,” imbuhnya.

Nantinya Teddy mengatakan penyekatan masuk Surabaya melalui 13 titik masuk Surabaya juga akan dijaga ketat oleh petugas. Teddy menyebut petugas gabungan akan melakukan pemeriksaan, terkait apa kepentingan pengendara masuk ke Surabaya.

“Kami akan melakukan pemeriksaan, melakukan screening. Bagi yang bekerja kan membawa surat, dan ada pengecualian sesuai edaran menteri seperti orang yang berobat, atau hendak melahirkan,” papar Teddy.

Penjagaan ini, lanjut Teddy juga dibantu sejumlah pihak. Mulai dari Pemkot Surabaya hingga TNI.

“Ini kan kebijakan pemerintah, nanti kepolisian memback up dari kepolisian, pemerintah pusat, Pemkot. Nah dari Pemkot dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, melibatkan TNI juga bersama-sama,” pungkasnya. (305/dtc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *