Lupa Pakai Masker, Tim Yustisi Kota Denpasar Jaring 6 Pelanggar Prokes

  • Whatsapp
Kegiatan Tim Yustisi Kota Denpasar menggelar operasi Prokes di Jalan Sutoyo Kelurahan Dauh Puri Denpasar Barat. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Meski proses vaksinasi telah berjalan, namun Protokol Kesehatan (Prokes) harus tetap dilaksanakan semaksimal mungkin. Sehingga Tim Yustisi Kota Denpasar tetap menggencarkan patroli pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kali ini patroli digelar di Jalan Sutoyo Kelurahan Dauh Puri Denpasar Barat. Sebanyak 6 orang terjaring pelanggaran Prokes dengan beralasan lupa menggunakan masker, Jumat (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan bahwa pihaknya kembali menemukan 6 orang yang melanggar Protokol Kesehatan. Dari 6 orang pelanggar, sebanyak 4 orang didenda di tempat dan 2 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Setelah dilakukan pendataan, semua pelanggar mengaku lupa menggunakan masker karena jarak tempuh dekat dari rumahnya. Tidak hanya itu, ada juga yang beralasan bahwa pandemi itu telah selesai sehingga tidak menggunakan masker.

Meskipun pelanggar memiliki banyak alasan, namun pihaknya tetap memberikan pembinaan untuk selalu menaati Protokol Kesehatan. Selain itu, pelanggar juga diberikan sanksi push up di tempat dan harus mendatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali.

“Sanksi yang diberikan  dengan harapan mereka tidak melakukan pelanggaran,” ujar Sayoga.

Sayoga mengaku, setiap hari telah memberikan sosialisasi Protokol Kesehatan kepada masyarakat, nyatanya masih saja ditemukan masyarakat yang melanggar.

Lebih lanjut, Sayoga mengimbau kepada masyarakat agar menaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.

Pihaknya berharap dengan semua warga masyarakat menaati protokol kesehatan, sehingga mata rantai Covid 19 bisa segera diputus dan perekonomian bisa kembali normal.

“Dengan cara itu kami harapkan penularan Covid-19 dapat terkendali,” ungkapnya. (cr02)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *