Diduga Depresi, WNA Asal Afrika Selatan Bunuh Diri di Guest House

  • Whatsapp
Petugas medis dengan APD lengkap mengevakuasi jasad korban. (ist)

KUTA UTARA | patrolipost.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Afrika Selatan, mengakhiri hidupnya di Isin Uma Guest House, Jl Tanah Barak No 41D Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Rabu (7/4/2021) pukul 05.20 Wita. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain abu-abu.

Pria yang diketahui bernama Hutton Gavil Walter (31), tidak bekerja di Bali, namun melakukan kegiatan mengajar bahasa inggris online, surfing di pantai dan aktif berkomputer.

Bacaan Lainnya

“Diduga korban nekat bunuh diri akibat depresi selama tinggal di Bali. Korban pernah mengeluh kepada mantan pacarnya, Bodene Cruickshank (31) asal negara sama yaitu Afrika Selatan (saksi, red), namun korban tidak mau menceritakan tentang masalah yang dialaminya,” ungkap Kapolsek Kuta Utara Kompol Marzel Doni SIK MH.

Polisi menduga, masalah pribadi yang dideritanya membuat korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di tiang kayu kopi (asesoris kelambu kamar) dengan menggunakan selendang kain warna abu-abu batik.

Kompol Marzel Doni menjelaskan, pada hari Rabu sekira pukul 05.20 Wita, Bodene Cruickshank (mantan pacar korban) yang tinggal bersebelahan kamar dengan korban hendak berangkat melakukan sesi pemotretan ke Pantai. Sebelum berangkat, dirinya ingin pamit dengan korban. Ketika pintu kamarnya diketok tidak ada yang menjawab.

Kemudian ia berinisiatif membuka pintu kamar dan terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di tiang kayu kopi (asesoris kelambu kamar) menggunakan selendang kain warna abu-abu batik.

Saksi kemudian berteriak memanggil I Made Armawan (44), pemilik Guest House yang tidak jauh dari TKP. Selanjutnya mereka spontan membuka ikatan simpul selendang dan menurunkan korban, namun saat diturunkan korban sudah terbujur lemas. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu Polsek Kuta Utara.

“Berdasarkan keterangan pemilik Guest House selama korban tinggal di TKP tidak pernah punya masalah, bahkan pembayaran selalu lancar,” kata Kapolsek.

Pukul 09.24 Wita Ambulance BPBD Kabupaten Badung tiba di TKP dan langsung membawa  korban  ke RSUP Sanglah guna penanganan lebih lanjut. (pp04)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *