Tingkatkan Kualitas SDM, Kampus Pariwisata Berstandar Internasional Hadir di Labuan Bajo

  • Whatsapp
Branch Director PT Timuraya Jaya Lestari Bali IB Mahendra Putra dan Direktur Atlantis International College Kadek Budhi Suardana, saat bertemu dengan pimpinan hotel di Labuan Bajo. (ist)

LABUAN BAJO | patrolipost.com – Selain menggenjot pembangunan infrastruktur, Presiden Jokowi melalui kementerian terkait juga fokus menguatkan sumber daya manusia (SDM) di daerah itu untuk mengimbangi laju sektor pariwisata. Hanya saja terkait hal ini, pemerintah tentu membutuhkan peran banyak pihak, guna mempercepat penyiapan SDM di sektor pariwisata.

Hal ini disadari betul oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Atlantis International College yang berpusat di Jalan Kebo Iwa Utara Nomor 117 Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Bali. LPK Perhotelan dan Kapal Pesiar yang hadir untuk mengadakan pendidikan dan pelatihan guna menciptakan tenaga ahli dan professional siap pakai, baik di dunia perhotelan maupun kapal pesiar ini pun menghadirkan Atlantis International College Resort Campus La Bajo di Jalan Alo Tanis Labuan Bajo.

Bukan itu saja, dalam rencananya menyiapkan SDM pariwisata berstandar internasional untuk destinasi super premium Labuan Bajo, Atlantis International College juga berkolaborasi dengan PT Timuraya Jaya Lestari (TJL) Bali, salah satu lembaga yang berpengalaman dalam urusan penempatan pekerja di luar negeri serta lembaga sertifikasi profesi yang memiliki legalitas jelas.

Menurut Direktur Atlantis International College, Kadek Budhi Suardana, pihaknya memang sengaja menghadirkan Atlantis International College Resort Campus La Bajo, yang akan secara khusus mendidik dan melatih SDM pariwisata di Bumi Komodo itu.

“Labuan Bajo ini sudah menyandang status destinasi super premium. Karena itu sumber daya manusianya harus berstandar internasional. Kami hadir untuk memberikan kesempatan kepada pemuda di Manggarai Barat khususnya dan NTT umumnya, untuk kami didik dan latih sekaligus memberikan mereka kesempatan dan pengalaman bekerja di luar negeri atau kapal pesiar,” kata Suardana, kepada wartawan di Labuan Bajo, Selasa (23/2/2021).

“Kami ingin masyarakat Manggarai Barat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Jangan justru menjadi penonton di tengah laju pesat industri pariwisata Labuan Bajo,” imbuhnya.

Pihaknya menargetkan, tahun ajaran baru 2021/2022 bulan Juni atau Juli mendatang, Atlantis International College Resort Campus La Bajo dapat segera beroperasi. Karena itu, pihaknya berharap akan mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Nusa Tenggara Timur serta Pemkab Manggarai Barat.

Ia lalu menjelaskan gambaran besar tentang Atlantis International College. Ini merupakan lembaga pelatihan kerja (LPK) perhotelan dan kapal pesiar yang hadir untuk mengadakan pendidikan dan pelatihan guna menciptakan tenaga ahli dan professional siap pakai, baik di dunia perhotelan maupun kapal pesiar. Atlantis International College yang mengusung motto ‘True Hospitality’, memiliki instruktur berpengalaman puluhan tahun di dunia perhotelan dan kapal pesiar.

“Kami juga memiliki agen penyaluran sendiri, yaitu PT Timuraya Jaya Lestari (TJL) Bali. Kami juga memiliki puluhan MoU dengan perhotelan di Singapura, Malaysia, Thailand, Shanghai, untuk kegiatan intership dan job placement bagi hotel di dalam dan luar negeri serta kapal pesiar. Soal biaya, pasti terjangkau dan peserta akan mendapat kursus bahasa Inggris gratis,” papar Suardana.

Khusus untuk Atlantis International College Resort Campus La Bajo, akan dikonsepkan seperti resort. Dengan begitu, kampus ini akan berbeda dengan kampus lainnya.

“Jadi ini akan memberikan ciri khusus dalam hal hospitality. Dan Labuan Bajo menjadi daerah pertama kami hadir, mengingat ini daerah pariwisata super premium. Sehingga pemuda di daerah ini tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bali mengikuti pelatihan. Mereka dilatih di Labuan Bajo, diwawancara di Labuan Bajo, dan jika beruntung langsung di kirim ke negara atau kapal pesiar yang membutuhkan,” jelasnya.

“Di sana mereka akan bekerja dan mencari pengalaman selama dua sampai tiga tahun, dan setelah itu mereka kembali dengan status sebagai SDM berstandar internasional yang siap memberikan yang terbaik untuk pariwisata Labuan Bajo,” imbuh Suardana.

Sementara itu Branch Director PT Timuraya Jaya Lestari (TJL) Bali IB Mahendra Putra, juga berkomitmen besar dalam menciptakan SDM handal di tengah laju industri pariwisata Labuan Bajo. Senada dengan Suardana, Mahendra Putra tak ingin pemuda di daerah ini justru menjadi penonton di rumahnya sendiri.

“Kami menyambut baik rencana kehadiran Atlantis International College Resort Campus La Bajo ini. Sebagai lembaga penempatan luar negeri sekaligus lembaga sertifikasi profesi yang legal dan berpengalaman, kami siap berkolaborasi dengan Atlantis International College Resort Campus La Bajo dalam memberikan ruang belajar di luar negeri maupun kapal pesiar bagi SDM pariwisata di daerah ini,” kata Mahendra Putra.

TJL, menurut dia, sangat berpengalaman dalam penempatan tenaga kerja di luar negeri dan kapal pesiar. Negara-negara tujuan penempatan TJL di antaranya adalah hotel dan restoran di Dubai, Qatar, Polandia, hingga Maldive. Sementara untuk kapal pesiar, seperti Disney Cruise Line, Cruisinc River Cruise dan Ocean Dream Asian Ship.

“Jadi kami merupakan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang legal. Kami mendapatkan legalitas dari Kementerian Tenaga Kerja dengan Nomor 593/2016,” ujar Mahendra Putra, meyakinkan.

Terkait mekanisme penempatan pekerja di luar negeri atau kapal pesiar, ia menjelaskan, langkah awal adalah Atlantis International College Resort Campus La Bajo sebagai LPK menggelar pelatihan dan pendidikan bagi calon pekerja migran. Mereka akan diberikan pengetahuan dengan spesifikasi hospitality, health care, labor, manufacturing dan lainnya.

“Dalam tahapan pendidikan tersebut, tentu akan lebih banyak praktik. Jadi semua dilakukan di Labuan Bajo. Pendidikan di sini, praktik juga di sini. Mereka tidak perlu ke Bali,” papar Mahendra Putra.

Selanjutnya setelah melewati satu tahun pelatihan bahkan kurang dari itu, mereka siap diberangkatkan ke luar negeri atau kapal pesiar. Ini akan menjadi tugas TJL, mulai dari melakukan interview, menghadirkan pengguna langsung ke Labuan Bajo atau secara virtual, menyiapkan dokumen.

“Kalau pengguna tertarik, semua dokumen siap, pekerja siap berangkat. Mereka akan bekerja selama dua sampai tiga tahun di luar. Setelah itu mereka kembali dan menjadi pekerja-pekerja profesional di Labuan Bajo,” urai Mahendra Putra.

Sementara itu Founder Atlantis International College Resort Campus La Bajo Matheus SN Siagian menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan 2.000 orang pekerja dari NTT bisa ditempatkan di luar negeri atau kapal pesiar selama tiga tahun ke depan.

“Jadi mereka bisa mencari pengalaman bekerja di luar negeri selama dua atau tiga tahun. Sehingga lima tahun ke depan dari sekarang, NTT akan terisi SDM pariwisata berstandar internasional dan siap berbuat banyak untuk pariwisata super premium. Mereka akan menjadi pemain utama, bukan penonton lagi,” tandas Matheus Siagian. (334)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *