Ngebut dari Kintamani ke Tembuku! Pemotor Tewas Setelah Senggol Mobil di Desa Landih

Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan di jalan Raya Jurusan Tembuku Metra – Suter Kintamani. 

BANGLI | patrolipost.com – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang mengakibatkan korban jiwa kembali terulang. Kali ini pemotor I Wayan Nyarka (21), asal Banjar Penyebeh, Desa Pengotan, Bangli meregang nyawa di jalan Raya Jurusan Tembuku Metra – Suter Kintamani,  tepatnya di Banjar Penaga Landih, Desa Landih, Kecamatan Bangli, setelah menyenggol mobil yang datang dari arah berlawanan, Rabu (6/1/2021).

Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi terkait kecelakaan tersebut, mengatakan dalam kecelakaan tersebut melibatkan pengendara sepeda motor Yamaha Vega tanpa nomor polisi yang dikendarai Wayan Nyarka. Lawannya mobil Daihatsu DK 1857 FD yang dikemudikan I Nengah Subrata yang tinggal di wilayah Kelurahan Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

Bacaan Lainnya

Kronologis kecelakaan, berawal Rabu siang sekitar pukul 13.15 Wita, Yamaha Vega warna ungu tanpa plat yang di kendarai Wayan Nyarka melaju dari arah Utara menuju ke Selatan (Kintamani menuju ke arah Tembuku) dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Kemudian sesampainya di tempat kejadian di Jalan Raya Jurusan Tembuku Metra – Suter Kintamani, tepatnya di Banjar Penaga, Desa Landih, sepeda motor oleng ke arah kanan dan menyenggol Mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Nengah Subrata.

“Sepeda motor melaju cukup kencang hingga oleng dan kemudian menyenggol mobil dari arah berlawanan. Akibatnya pemotor ini terpental sehingga mengalami luka,” jelas Kasat Lantas, Kamis (7/1/2021).

Lanjut AKP Sukadana, korban terpental ke arah sebelah kiri atau Timur jalan dan mengalami benturan pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. “Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm,” jelasnya.

Sementara dari informasi diketahui Wayan Nyarka merupkan mahasiswa pelatihan magang ke Jepang. (750)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.