Pertumbuhan Ekonomi Denpasar Jadi Perhatian Amerta

  • Whatsapp

Paslon Amerta.

 

Bacaan Lainnya

 

DENPASAR | patrolipost.com – Paslon nomor urut 2 (dua) di Pilwali Kota Denpasar, I Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kerta Negara (Amerta), menyoroti pertumbuhan ekonomi di Denpasar yang terkontraksi sekitar 10 persen.

Dominasi sektor pariwisata dalam Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Denpasar disebutnya sebagai penyebabnya. Oleh sebab itu Ngurah Ambara menegaskan, dukungan baik dari pemkot, provinsi dan pusat untuk terus memberi bantuan ke masyarakat agar konsumsi rumah tangga stabil sangatlah dibutuhkan.

“Selain itu membangkitkan sektor di luar pariwisata khususnya UMKM yang ada di Denpasar apalagi akibat pandemi ini, pengangguran di Kota Denpasar meningkat,” sebut Ngurah Ambara, Minggu (29/11/2020).

Melihat kondisi yang terpuruk seperti itu, maka pihaknya akan membuka lapangan bisnis sektor kuliner yang menurutnya bisa menggerakan roda ekonomi di ibukota Provinsi Bali ini.

Sedangkan pasangannya, Calon Wakil Walikota Denpasar Made Bagus Kerta Negara menambahkan, dalam situasi pandemi ini pihaknya akan memberikan pelayanan lebih dan mengajak kerja sama UMKM untuk meningkatkan ekonomi karena sektor ini paling kuat bertahan di masa krisis.

“Paling tidak bagaimana kita bisa memberikan pelayanan lebih dan mengajak UMKM secara bekerja sama sehingga ekonomi di masa pandemi ini meningkat,” ucap Bagus Kertha Negara.

Sementara di bidang industri kreatif, paslon 2 ingin membangun ekonomi kemandirian di Denpasar. Hal ini sebagai bentuk kedaulatan ekonomi dan berdikari di Kota Denpasar. Dengan demikian kebutuhan barang dan jasa di Denpasar bisa dipenuhi sendiri oleh masyarakatnya.

“Misalnya hal kecil pedangang lele, lelenya harus ada di Kota Denpasar. Kita harus inventarisasi sehingga kebutuhan masyarakat Kota Denpasar bisa dipenuhi masyarakat Denpasar, sehingga ekonomi tetap bergerak dan ada kemandirian,” ujar Ngurah Ambara, sembari menambahkan hal ini tentu terkait penanganan pandemi Covid-19 dalam mempercepat pemulihan ekonomi di tengah wabah virus Corona tersebut. (wie)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *