Ayah Khabib Meninggal Karena Covid-19? Berikut Faktanya

  • Whatsapp
Pemegang gelar UFC Champion, juara dunia tak terkalahkan Khabib Nurmagomedov. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – UFC champion Khabib Nurmagomedov memang telah pensiun dari arena kompetisi dan memegang gelar juara dunia tak terkalahkan. Namun berita tentang atlet ini masih menarik perhatian, termasuk meninggalnya sang ayah Abdulmanap Nurmagomedov.

Dikutip dari CNN, Abdulmanap ternyata positif virus corona sebelum meninggal dunia. Kabar meninggalnya Abdulmanap pada usia 57 tahun telah dikonfirmasi manajemen Khabib Nurmagomedov dalam pernyataan yang dikirim ke redaksi CNN.

Abdulmanap meninggal di rumah sakit di Moskow, akibat komplikasi terkait infeksi Covid-19. Pada Mei 2020 Khabib mengatakan ayahnya dalam kondisi serius dan kembali ke rumahnya di Dagestan, Rusia, saat diterapkan lockdown.

Pada Juni 2020, kondisi Abdulmanap sempat dikabarkan membaik. Dalam wawancara dengan ESPN, Ali Abdelaziz yang merupakan manajer Khabib mengatakan, Abdulmanap mulai memberi respon meski terbatas.

“Khabib sangat kuat, keluarganya juga sangat kuat. Ayahnya sangat kuat dengan kondisi yang terus membaik. Dia membuka matanya dan sedikit merespon, sebuah tanda yang baik. Allah SWT dalam kontrol,” kata Ali.

Abdulmanap mengalami serangan jantung usai didiagnosa Covid-19. Dia kemudian menjalani operasi bypass dalam kondisi emergency dan dua kali mengalami koma.

Terkait Covid-19, Abdulmanap kemungkinan terinfeksi virus corona pada April 2020. Saat itu dia telah berada di Dagestan bersama keluaganya. Abdulmanap sempat dirawat di rumah sakit setempat dengan diagnosa pneumonia.

Namun selama perawatan kondisi Abdulmanap justru makin buruk, hingga dipindahkan ke rumah sakit militer. Selain Covid-19 dan operasi jantung, Abdulmanap juga dua kali mengalami stroke.

“Mereka bisa merawat jantungnya tapi tidak dengan otaknya. Sehingga dia tidak pernah sadar dari koma. Situasinya sudah sangat serius dan terlambat,” kata Ramazan Rabadanov yang merupakan saudara keluarga Nurmagomedov.

Dikutip dari Insider, Rabadanov mengatakan dokter telah melakukan hal terbaik untuk kesembuhan ayah Khabib Nurmagomedov. Namun situasinya sudah sangat buruk hingga Abdulmanap akhirnya meninggal dunia pada 3 Juli 2020.

Dalam wawancara pada Mei 2020, Khabib pernah mengatakan sedikitnya 20 orang dalam keluarganya terinfeksi virus corona. Sebagian masih menjalani perawatan namun yang lain telah meninggal dunia. (305/dtc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *