Hadapi Kondisi Pandemi Covid-19 “Virtual Kitchen” Jawaban Pecinta Kuliner

  • Whatsapp

Virtual Kitchen Bali.

 

Bacaan Lainnya

 

DENPASAR | patrolipost.com – Salah satu sektor usaha yang sangat terpukul dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, yaitu kuliner. Banyak usaha kuliner yang menyerah dan tutup usaha karena penurunan daya beli konsumen dan juga aturan aturan yang membatasi gerak bisnis kuliner.

Menurut Marthunus owner dari Virtual Kitchen Bali sekarang ini konsumen enggan ke rumah makan karena menghindari berkumpul dan protokol kesehatan oleh sebab itu “Virtual Kitchen Bali” menjadi salah satu alternatif model bisnis.

“Kami memiliki beberapa brand dalam satu tempat dan memaksimalkan online untuk bisnis makanan kami,” sebut Marthunus, Sabtu (17/10/2020).

Dikatakan, menu yang ditawarkan Virtual Kitchen s diantaranya Ayam Geprek Nonjok, latif Café, Es kopi Eri Ngapain, Fish Bro dan Baso Aci Juara dan saat ini sedang menjajaki brand brand lain seperti Seblak Mas Berto dan Pizza burger Rosada, tujuannya agar pelanggan banyak memiliki alternative pilihan makanan dan minuman.

“Soal harga di mulai dari 15.000 rupiah saja. Selain itu jika ingin makan ditempat juga di sediakan tempat dengan kondisi yang nyaman dengan social distancing dan tetap menjaga protokol kesehatan dan juga ada co working space untuk yang ingin sambil berkerja dengan suasana yang nyaman,” sebutnya.

Dijelaskan Marthunus yang membedakan dengan food court adalah Virtual kitchen bukan penyewaan tempat untuk membuat usaha culiner tapi bagaimana membangun brand Virtual kitchen Bali untuk menjawab kebutuhan konsumen yang ingin praktis dalam kebutuhan kuliner nya dengan konsep one stop eating.

Virtual kitchen memulai usaha pada saat pandemi di Jl Hasanudin no 53C di depan bank BCA dan nanti tanggal 17 Oktober akan membuka resto yang kedua di Jalan raya kerobokan, banjar taman no 78 dengan promo buy 1 get 1 free.

“Kami berharap konsep Virtual kitchen ini dapat diterima oleh masyarakat luas dan bisa menjadi alternatif model usaha di bidang kuliner,” tutupnya. (wie)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *