Musim Pandemi Tak Surutkan Pencegahan Kecelakaan Aktivitas Wisata Bahari

  • Whatsapp
PANTAI KUTA - Balawista di Pantai Kuta latih kemampuan selamatkan pengunjung yang terseret arus

KUTA | patrolipost.com – Pulau Bali memiliki sejumlah destinasi pantai yang menjadi salah satu pemicu wisatawan datang ke pulau ini. Setiap pantai di Bali memiliki karakteristik yang berbeda-beda ada berpasir putih dan hitam dengan daya tarik tersendiri. Maka tidak sedikit wisatawan dari berbagai daerah di Tanah Air dan sejumlah negara mendatangi Pulau Dewata untuk menikmati keindahan pantai.

Meskipun memiliki daya tarik, tidak sedikit pantai di Bali menelan korban jiwa akibat tingginya gelombang ombak. Hal ini yang menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan keamanan pengunjung di pantai, salah satunya dengan menambah kemampuan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

Bacaan Lainnya

Di saat cuaca ekstrem seperti angin kencang, gelombang akan naik yang dapat membahayakan para pengunjung pantai. Walaupun petugas berwenang telah memberikan peringatan gelombang besar kepada para pengunjung, namun tidak sedikit yang mengabaikan peringatan bahaya tersebut. Pengunjung pun kadang nekat berenang di pantai sehingga berpotensi terseret arus.

Dalam kondisi bahaya seperti ini, Balawista yang bertugas untuk menyelamatkan para pengunjung yang mengalami bahaya. Maka Balawista dituntut terampil dan sigap dalam berbagai situasi guna mencegah dan meminimalisir terjadinya kecelakaan dalam aktivitas wisata bahari di obyek wisata pantai yang masih terbuka untuk wisatawan domestik ditengah situasi pandemi.

Penyebaran Covid-19, tidak menyurutkan Balawista di pantai yang ada di Badung meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai dengan tetap melakukan pengawasan dan pelatihan. Pelatihan tersebut meliputi pertolongan pertama korban hanyut di laut dengan alat dan tanpa alat serta cara evakuasi korban.

Kasi Bimbingan Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Gusti Ngurah Ary Wisnawan di Pantai Kuta, Badung, Rabu (14/10) menyampaikan pengamanan kegiatan wisata bahari sangat ditentukan oleh keandalan petugas penyelamat pantai. “Untuk itu, Dinas Pariwisata Badung memberikan pelatihan penyelamatan pantai, sehingga petugas Balawista dapat lebih sigap dan dihandalkan untuk mengantisipasi kecelakaan wisatawan di pantai,” ungkapnya.

Kata dia, dalam pengawasan terhadap sejumlah obyek wisata pantai di wilayah Badung yang tetap dibuka bagi wisatawan domestik di masa pandemi ini menjadi perhatian Balawista. Diantaranya adalah kawasan Pantai Legian, Kuta, Seminyak dan beberapa titik lainnya. (811)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *