Ungkapkan Ketulusan Hati, Sabda Pangestu Nyanyikan Single ‘Nerima’

  • Whatsapp
Made Sabda Pramana Pangestu

DENPASAR | patrolipost.com – Berawal dari seorang penyanyi rumahan, didukung dengan keberaniannya meng-cover lagu-lagu populer dan mengunggah videonya kedalam platform YouTube secara rutin, akhirnya Sabda Pangestu mampu menyanyikan lagu karya perdananya berjudul ‘Nerima’.

Keseringan mendengarkan banyak lagu dan punya banyak referensi dalam bermusik, ternyata mampu mengasah naluri kreatif Sabda untuk berkarya secara original. Bahkan, Sabda pun mulai menemukan karakter vokal yang terbentuk dengan sendirinya, meski diakui memang sulit untuk merampungkan sebuah lagu dengan utuh.

“Single ‘Nerima’ ini bercerita tentang sebuah ketulusan hati seorang laki-laki terhadap pasangannya. Hubungan yang sudah dibina sedemikian lamanya, menjadi sosok yang bertanggung jawab dan sebagai pekerja keras demi mewujudkan mimpi untuk bisa membahagiakan pasangannya dalam sebuah pernikahan, tapi harus tertunda karena keinginan pasangannya yang masih ingin meraih mimpi-mimpi besarnya dan masa depannya,” ujar Sabda, kelahiran Denpasar, 12 Februari 1995 itu, saat ditemui di Denpasar, Minggu (12/7/2020).

Menurut cowok yang memiliki nama lengkap Made Sabda Pramana Pangestu ini, tentu berat bagi laki-laki yang sudah terlanjur memberikan segalanya.

“Namun, cinta adalah sebuah ketulusan dan pengorbanan, merelakan kebahagiaan pasangan dengan memberikan jalan untuk meraih mimpi-mimpinya tentunya adalah definisi cinta di level yang berbeda,” jelas Sabda Pangestu.

Lagu ‘Nerima’ tersebut ciptaan Sabda Pangestu bersama kakak kandungnya, Gede Bagus (music director and singer songwriter). Berkolaborasi dengan Nano Edon (music arranger), Andy Duarsa (video director), dan Mandara Records (label production).

Single ‘Nerima’ dari Sabda Pangestu dirilis secara premier di platform YouTube pada Kamis, 9 Juli 2020, serta bisa didengarkan secara streaming di seluruh digital platform.

“Semoga single ini bisa diterima oleh para penikmat musik berbahasa Bali yang ada di seluruh penjuru Bali, Indonesia, dan dunia,” harap Sabda Pangestu. (246)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *