Era New Normal, Bali Buka 14 Sektor Terbatas Bagi Masyarakat Lokal

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Penetapan kawasan kuliner di Buleleng untuk penggunaan QRIS. 

 

Bacaan Lainnya

 

DENPASAR | patrolipost.com – Upaya pemulihan aspek kehidupan sosial ekonomi, 14 sektor resmi dibuka secata terbatas pada, Kamis (9/7/2020) oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Dalam merespon hal tersebut, Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Daerah serta Perbankan melakukan rangkaian kegiatan “Road to Penerapan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru”.

Rangkain kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi Bali khususnya Sektor Pariwisata melalui implementasi protokol Safety, Health, dan Cleanliness termasuk dalam hal bertransaksi. Kemudian, pembukaan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap untuk luar Bali.

Selanjutnya, Pembukaan rangkaian kegiatan tersebut ditandai dengan touring ke beberapa wilayah Bali, bekerjasama dengan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Rombongan touring yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Bali tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Provinsi Bali.

Adapun kegiatan touring yang diikuti oleh sekitar 150 mobil kuno tersebut bertujuan untuk memantau persiapan penerapan tatanan kehidupan era baru di sektor pariwisata sekaligus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol tatanan kehidupan era baru termasuk transaksi pembayaran non tunai.

Terkait transaksi pembayaran non tunai, Gubernur Bali senantiasa mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilakukan tetap memperhatikan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan bayar pakai QRIS. Penggunaan QRIS ini sejalan dengan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru yang menonjolkan pentingnya physical distancing.

“Berdasarkan data, hingga (3/7/2020) jumlah merchant QRIS di wilayah Provinsi Bali telah mencapai 101.200 merchant di mana 6.346 diantaranya tersebar di Kabupaten Buleleng. Harapannya, melalui peresmian ini akan semakin mendorong percepatan dan perluasan penggunaan QRIS di Bali dan khususnya di Kabupaten Buleleng,” ujar Kepala KPwBI Bali Trisno Nugroho. (*/cr01)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *