Ketua TP PKK Gianyar Serahkan Bantuan PMT bagi Bumil Kurang Mampu

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Adnyani Mahayastra menyerahkan bantuan untuk ibu hamil, Senin (22/6/2020).

GIANYAR | patrolipost.com – Setelah menyalurkan bantuan sembako untuk para kader PKK, kini Ketua PKK Kabupaten Gianyar Ny Surya Adnyani Mahayastra fokus pada bidang kesehatan, dengan memberikan bantuan sembako atau PMT (pemberian makanan tambahan) bagi ibu hamil (bumil) se-Kabupaten Gianyar. PMT bumil diberikan pada 5 orang di masing-masing desa/ kelurahan se-Kabupaten Gianyar, yang difokuskan pada warga kurang mampu.

Diawali di Kecamatan Ubud, kemudian bantuan PMT bagi bumil akan diberikan secara marathon ke desa/kelurahan di  tiap-tiap kecamatan di seluruh Kabupaten Gianyar. Pada kesempatan itu, Ny Adnyani Mahayastra menegaskan di masa pandemi seperti ini, ibu hamil termasuk warga yang rentan terdampak Covid-19. Kalau tidak diperhatikan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, bayi bisa berisiko stunting.

Bacaan Lainnya

“ Asupan makanan yang bergizi pada ibu semasa hamil, bisa mencegah terjadinya stunting. Meski kita berada dalam kondisi prihatin karena pandemi Covid-19, namun saya akan tetap fokus pada kesehatan ibu hamil dan menyusui,” tegas Ny Surya Adnyani Mahayastra, saat memberikan bantuan PMT bumil pada hari kedua di Kecamatan Payangan, Senin (22/6/2020).

Dijelaskan, saat pandemi seperti sekarang, kegiatan Posyandu tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Meski tidak bisa datang ke balai banjar untuk kegiatan posyandu, namun petugas tetap memberikan pelayanan dengan datang ke rumah-rumah. Semua program kegiatan tetap dilakukan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Adnyani Mahayastra juga menambahkan, di masa pandemi ini keputusan untuk hamil harus direncanakan dengan matang oleh pasangan suami istri. Di Pokja 4 PKK ada perencanaan sehat, dimana  merencanakan kehamilan termasuk salah satu didalamnya. Karena dari imbauan pemerintah, hamil itu harus direncanakan dengan baik dan matang apalagi di situasi seperti ini. Bagaimana nantinya agar anak kita lahir berkualitas. Asupan gizi selama hamil harus diperhatikan, agar tidak berisiko bayi yang dilahirkan stunting.  Karena itu bantuan PMT yang diberikan kali ini benar-benar dibutuhkan seperti beras, susu, kacang hijau maupun ikan merupakan salah satu upaya untuk pemenuhan kecukupan gizi untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

“Kita harus mulai berpikir dengan situasi sulit seperti ini, baik dari kesejahteraan maupun kesehatan perlu harus direncanakan dengan baik. Masalah kesehatan dan  asupan gizi harus diperhatikan agar kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya dalam kondisi yang prima,” jelas Adnyani Mahayastra lagi.

Selain itu yang tak kalah pentingnya yang harus diperhatikan oleh ibu-ibu yang hendak atau akan hamil lagi adalah 3T, terlalu sering, jarak hamil terlalu dekat dan usia saat hamil terlalu tua sehingga menjadikan kehamilan berbahaya atau berisiko tinggi baik bagi ibu maupun bayi yang dikandungnya. Semuanya harus direncanakan dan diperhatikan dengan baik. (kominfo/eni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.