Dekranasda Bali Gelontorkan Puluhan Ton Beras bagi Perajin

  • Whatsapp
Perajin bambu di Bangli (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali memberikan bantuan berupa beras kepada ratusan perajin di Bangli. Untuk penyerahan bantuan beras secara simbolik akan dilaksanakan, Rabu (3/6/2020) besok.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, I Wayan Gunawan mengatakan, dampak Covid- 19 sangat dirasakan oleh para perajin  dan tidak sedikit perajin berhenti beraktifitas. Untuk meringankan beban ekonomi perajin khususnya rumah tangga miskin (RTM), maka Dekresnada Provinsi Bali memberikan bantuan stimulus berupa beras 25 Kg untuk masing- masing perajin.

Bacaan Lainnya

”Untuk bantuan secara simbolik  akan diserahkan oleh Ketua Dekranasda Bangli  dalam hal ini Nyonya Sariasih Sedana Artha pada Rabu 3 Juli 2020,” ungkapnya, Selasa (2/5/2020).

Kata Wayan Gunawan, jumlah perajin di Bangli sekitar 4.000 orang, sementara kuota yang didapatkan Bangli hanya untuk 827 perajin.

”Memang semua perajin merasakan dampak Covid-19, namun untuk penyaluran bantuan ada kriterianya yakni peruntukannya bagi RTM,” sebutnya.

Rincian penerima bantuan untuk Kecamatan Bangli 273 perajin, Kecamatan Kintamani 50  perajin, Kecamatan Susut 377 perajin dan Kecamatan Tembuku 127 perajin.  Dengan jumlah penerima sebanyak 827 perajin maka bantuan beras saja mencapi 20.765 Kg.

”Selain beras bantuan juga berupa APD yakni jenis masker sebanyak 10 ribu pices,” jelas Kadis asal Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku ini.

Disinggung terkait pendataan bagi penerima, pihaknya bersurat ke desa dan untuk nama-nama penerima merupakan usulan dari desa.

”Agar tidak tumpang tindih dalam penyaluran bantuan, maka kita menggandeng aparat desa, merekalah yang tahu kondisi riil di lapangan,” sebutnya.

Sementra untuk klasifikasi perajin, hampir sebagain besar adalah perajin bambu dan  baru kemudian menyusul perak dan kayu. Bangli dikenal dengan eksportir bambu maka secara umum kebanyakan perajin menggeluti kerajinanan bambu.

Untuk hasil kerajinan tidak saja menembus pangsa pasar nasional namun  juga sudah merambah pasar dunia. Maka tidak mengherankan  kalau produk kerajinan Bangli dikenal di luar negeri.

”Untuk ajang promosi kami sering melibatkan perajin ikut dalam pameran baik di kabupaten/kota maupun luar daerah,” ungkap Wayan Gunawan. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *