Kelanjutan Vaksinasi Rabies Masih Menunggu Penerapan New Normal

  • Whatsapp
Salah satu kegiatan vaksinasi anjing  yang dilakukan petugas Dinas PKP beberapa bulan yang lalu.

BANGLI | patrolipost.com – Pasca pandemi Covid-19 program vaksinasi massal untuk rabies di Kabupaten Bangli  tidak berjalan. Namun demikian jika dalam kondisi darurat yakni ditemukan adanya kasus rabies pada anjing, tim langsung turun.

Sementara itu sampai awal bulan Juni 2020 tercatat 8 kasus rabies pada anjing. Untuk kegiatan vaksinasi massal menunggu penerapan new normal dari pemerintah.

Kabid Keswan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP)  Bangli, drh Sri Rahayu mengatakan untuk kegiatan vaksinasi massal terakhir dilakukan di akhir bulan Maret  di dua desa yakni Desa Batur Utara dan Batur Tengah, Kecamatan Kintamani.

”Pasca pemerintah menetapkan kondisi pandemi Covid-19 praktis kegiatan vaksinasi massal ditunda pelaksanaannya,” ungkapnya, Selasa (2/6/2020).

Kata Sri Rahayu, jika dalam kondisi darurat yakni kalau ada kasus positif rabies maka tim khusus (A-Team) baru turun melakukan penangkapan sekaligus melakukan vaksin.

”Untuk tahun 2020 kami melakukan pengadaan vaksin rabies sebanyak 7.300 dosis,” ujar Kabid asal Karangasem ini.

Menurut Sri Rahayu vaksin memang belum sempat digunakan, untuk  kegiatan vaksin pihaknya mengabiskan stok vaksin terdahulu. “Untuk vaksin pengadaan tahun ini massa berlakunya hingga tahun 2022,” jelasnya.

Menurutnya untuk kegiatan vaksinasi massal pihaknya masih menunggu penerapan new normal dari pemerintah.

”Jika penerapan new normal dijalankan, kami baru akan melakukan kegiatan vaksinasi massal, kalau  belum  tentu kami tidak berani melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Bebernya untuk pelaksanaan vaksinasi massal pihaknya melibatkan tim khusus penangkap anjing dan vaksinator (A Team) dimana tiap A-Team beranggotakan 6 orang  dengan tugas yang berbeda- beda.

“Empat orang  sebagai penangkap, 1 orang sebagai vaksinator dan 1 orang lagi sebagai pencatat,” sebut Sri Rahayu seraya menambahkan untuk Bangli memilki 10  A-Team yakni 6 A-Team merupakan non ASN dan 4 A- Team reguler.

Disinggung terkait kasus rabies pada anjing hingga awal Bulan Juni 2020,  kata Sri Rahayu hingga memasuki petengahan tahun tercatat 8 kasus positif rabies pada anjing. Kasus rabies ditemukan di beberapa desa di Kecamatan Kintamani yakni di Desa Kintamani, Bantang, Batur Tengah, Selulung, Batur Selatan, Banjar Yeh Panes Desa Songan B, Banjar Pulu Desa Songan dan terakhir di Desa Songan.

“Walaupun ada temuan kasus rabies namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tutupnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *