Test Swab Saat Karantina, 7 PMI Asal Bangli Positif Covid-19

  • Whatsapp
Humas Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa.

BANGLI | patrolipost.com – Kasus positif Covid-19 di Bangli kembali bertambah. Teranyar  sebanyak 7 kasus baru yang mana keseluruhan adalah pekerja migran Indonesia (PMI). Pasca dinyatakan positif para PMI ini langsung dipindahkan ke Balai Diklat BPK Perwakilan Provinsi Bali di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan penambahan 7 kasus positif Covid-19 menyasar PMI. Temuan kasus positif Covid-19 baru ini ketika petugas melakukan test swab terhadap 101 orang PMI yang menjalani karantina  di tempat  yang disiapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

”Sesuai SOP sebelum pulang, para PMI wajib menjalani test swab, para PMI menjalani test swab  pada Jumat 29 Mei lalu,” ungkapnya, Senin (1/6/2020).

Bebernya, dari 101 yang menjalani swab baru turun hasilnya sebanyak 95 orang pada Sabtu (30/5) lalu dengan hasil  satu orang dinyatakan positif Covid-19. Kemudian esoknya kembali turun hasil swab untuk 6 orang PMI. Yang mana hasilnya seluruhnya (6) positif Covid-19.

“Untuk PMI yang dinyatakan positif Covid-19 termasuk orang tanpa gejala (OTG),” jelas pria asal Desa Demulih, Kecamatan Susut ini.

Menurut Wayan Dirgayusa, masih ada kemungkinan penambahan kasus positif Covid-19. Akan tetapi lebih cenderung pada PMI. Bahwa masih ada sekitar 200 PMI yang belum kembali/pulang ke Bali. “Untuk saat ini masih ada 38 orang PMI yang menjalani karantina terpadu,” terangnya.

Di tengah penambahan kasus postif, dibarengi pula penambahan angka kesembuhan. Ada dua orang dinyatakan sembuh yakni satu orang dari Banjar Uma Anyar, Desa Tamanbali dan satu lagi dari Desa Abuan, Kecamatan Susut.

“Total yang sembuh sebanyak 75 orang dan masih dalam penanganan sebanyak 21 orang. Untuk kasus positif Covid-19 di Bangli yakni 48 orang transmisi lokal dan 48 inported case atau pelaku perjalanan luar negeri/PMI,” ungkapnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *