PSR Bantu Bocah Penderita Luka Bakar di Buleleng

  • Whatsapp

Tim PSR saat mengunjungi Kadek David Ray di kediamannya. (ist)

 

Bacaan Lainnya

 

BULELENG | patrolipost.com – Lantaran tak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan tiadanya biaya untuk berobat, penderitaan yang dialami Kadek David Rai, bocah 11 bulan yang menderita luka bakar ini dan harus pulang paksa ternyata mengetuk hati banyak pihak.

Salah satu yang terketuk atas derita yang dialami David Rai datang dari Putu Supadma Rudana (PSR), anggota DPR-RI dapil Bali dari Partai Demokrat. Siang tadi PSR melalui timnya yang ada di Singaraja, berkesempatan menyambangi bocah malang asal Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Singaraja tersebut.

Dalam kesempatan tersebut PSR yang diwakili timnya menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap penderitaan yang dialami bocah malang tersebut. Terlebih kedua orang tuanya tergolong keluarga miskin dan tidak memiliki KIS, sehingga praktis orang tuanya mengeluarkan biaya sendiri untuk pengobatan buah hatinya.

“Saya sangat prihatin dengan dialami bocah itu. Karena itu saya minta tim untuk mengunjunginya, melihat langsung kondisi bocah itu. Saya tahu penderitaan bocah itu dari postingan di fb,” terang Supadma Rudana, Sabtu (30/5/2020).

Lanjut PSR, pihaknya menghimbau kepada orang tua agar selalu menjaga anak sehingga terhindar dari bahaya dan gangguan. Terlebih anak seusia korban sangat perlu pendampingan dan pengawasan. Lingkungan sekitar juga menurut PSR perlu memberikan perlindungan kepada anak untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan keselamatan anak.

Terhadap pemerintah desa maupun pemerintah daerah, PSR mengharapkan peran aktifnya untuk membantu keluarga bocah tersebut mengurus kartu jaminan kesehatan. Sehingga tidak ada lagi nasib serupa seperti yang dialami bocah malang tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, PSR melalui timnya di Singaraja memberikan bantuan lima paket semako seharga perpaket Rp 100 ribu dan membantu biaya pengobatan Rp 1 juta. Bantuan tersebut diterima langsung oleh kedua orang tua bocah malang tersebut. (473)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *