Bahas Masalah Mudik, Pangdam Ikuti Vidcon dengan Sejumlah Pejabat Negara

  • Whatsapp
Pangdam IX/Udayana mengikuti vidcom dengan Kepala Pusat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, Senin (18/5/2020) malam.

DENPASAR | patrolipost.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto SIP mengikuti video conference (vidcon) dengan Kepala Pusat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, Menkopolhukam RI Mahfud MD, dan Menko Bidang Maritim dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan serta unsur terkait lainnya, di Ruang Puskodal Kodam IX/Udayana, Senin (18/5/2020) malam.

Turut mendampingi Pangdam, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Chandra Wijaya, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Husein Sagaf, SH, para Asisten Kasdam IX/Udayana, beberapa Komandan/Kabalakdam IX/Udayana, serta diikuti seluruh Dandim jajaran Kodam IX/Udayana.

Bacaan Lainnya

Dalam vidcon tersebut, Kepala Gugus Tugas Pusat Covid-19 menyampaikan bahwa guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terkait adanya mudik lebaran, digelar apel koordinasi dengan seluruh jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di wilayah, agar menyikapi perkembangan situasi tersebut.

“Kita saksikan sesuai fakta, bahwa banyak warga yang melakukan berbagai macam cara untuk bisa mudik dan terpantau hingga sekitar 42.000 kendaraan harus diputar balik arah,” tegas Letjen Doni Monardo.

Menko Bidang Maritim dan Investasi RI menyebutkan bahwa menurut data untuk arus mudik terbesar memang berada di kota-kota besar. Hal itu yang perlu disikapi bersama untuk mendukung instruksi dari Pemerintah agar tidak melaksanakan mudik.

“Saya berharap untuk semua elemen, baik TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah agar lebih ditekankan kepada masyarakat untuk tidak mudik, sehingga dapat mencegah berkembangnya Covid-19, serta mengantisipasi peningkatan jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Sedangkan, Menkopolhukam RI menekankan agar mengantisipasi adanya kelompok masyarakat yang melaksanakan mudik secara curi-curi atau melewati jalan tikus. Ia berharap agar petugas di lapangan lebih bekerja keras demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tugas dalam pencegahan Covid-19 ini adalah bersifat ibadah dan pastinya akan mendapat pahala yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Mahfud MD.

Kepada seluruh satuan jajaran Kodam IX/Udayana, Pangdam menekankan agar berpegang teguh pada protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat, meskipun terdapat ketidaksinkronan antara instruksi Pemerintah Pusat dengan kebijakan daerah, terutama dalam menyikapi mudik menjelang lebaran di tengah pandemi Covid-19.

“Agar jajaran menyikapi adanya kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi dengan mengangkat isu permasalahan terkait agama, sehingga menjadikan situasi tidak kondusif di tengah pandemi Covid-19 ini,” tegas Pangdam. (246)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *