Bupati Klungkung Patroli Malam Cegah Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Suwirta memimpin patroli malam.

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali memimpin patroli guna menertibkan pedagang yang pengkung (membandel) dengan tetap berjualan. Patroli dilakukan dengan menyisir jalan-jalan di Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan.

Saat berpatroli pada Rabu (8/4/2020) malam, ikut serta Kapolres Klungkung, Dandim 1610/Klungkung dan Kasatpol PP dan Damkar serta didampingi masing masing personelnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati Suwirta, kegiatan patroli gabungan tersebut bertujuan untuk memantau dan mengimbau masyarakat agar mematuhi segala aturan dari pemerintah.

Patroli yang dilakukan selama dua jam lebih tersebut dimulai dari Monumen Puputan Klungkung bergerak ke arah selatan ke jalan Puputan, simpang empat Galiran ke Timur menuju Jalan Rama. Lanjut ke wilayah Kecamatan Dawan melewati Satria, Sulang, Gunaksa hingga Desa Besan.

Setelah itu, Bupati bersama rombongan juga memantau situasi di Kecamatan Banjarangkan yang dimulai dari Desa Takmung, Bajarangkan Bakas, Nyalian, Bungbungan hingga Desa Tohpati dan kembali ke Monumen Puputan Klungkung.

Dari pantauan tersebut, warga yang berjualan sudah mulai menutup warungnya meskipun masih ada beberapa warung yang buka.

“Ketika saya turun bersama rombongan terutama beberapa masyarakat yang masih berjualan sudah mulai menutup warung dagangannya,” ujar Bupati Suwitra, Kamis (9/4/2020).

Kepada pedagang yang masih pengkung (membandel) bupati menyampaikan imbauan agar mengikuti anjuran pemerintah. Melalui pengeras suara, bupati juga menegur beberapa pemuda sedang berkumpul serta meminta agar segera membubarkan diri.

“Saat ini tidak hanya di Klungkung, tapi di seluruh wilayah Indonesia bahkan seluruh dunia sedang berusaha mencegah penularan virus Corona. Jadi saya minta pengertiannya, tidak hanya demi keselamatan diri sendiri, tapi juga orang lain,” imbau Bupati.

Bupati Suwirta juga memperingatkan para pemilik warung dan rumah makan untuk menutup warungnya lebih awal yakni pukul 20.00 Wita. Menurutnya, hal ini untuk mencegah berkumpulnya warga dan dijadikan tempat nongkrong dan sangat riskan terjadi penyebaran virus Covid-19.

“Kami tidak akan berhenti mengingatkan warga untuk selalu waspada, menjaga jarak, mengurangi kegiatan kumpul kumpul selama situasi seperti saat ini. Saya harap masyarakat akan sadar dan menuruti anjuran pemerintah demi kesehatan, keamanan dan kenyamanan bersama,” ucapnya. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *