Pekerja PLTU Celukan Bawang Resah, Manajemen Datangkan Naker China

  • Whatsapp
PLTU Celukan Bawang segera datangkan naker asing.

SINGARAJA | patrolipost.com – Sejumlah pekerja di PLTU Celukan Bawang belakangan dibuat resah oleh adanya informasi akan ada tenaga kerja (naker) asing asal China datang dan bekerja di PLTU Celukan Bawang. Para pekerja China itu disebut akan datang melalui transit Palembang.

Bahkan, kepastian itu dikuatkan atas terbitnya surat edaran dari pihak PLTU mengatasnamakan PT Victory Utama Karya berisi tiga point. Diantaranya menyebutkan, terkait Covid-19, sewaktu-waktu pekerja akan dirumahkan dan gaji tetap dibayar tanpa tunjangan.

Bacaan Lainnya

Disebutkan, perusahaan tidak akan melakukan PHK kecuali melanggar atau force majuer. Pada point akhir, surat yang ditandatangani oleh Branch Menejer bernama Efendy itu, dengan jelas menyebut akan mendatangkan tenaga kerja ahli asing  akibat naker sebelumnya yang pulang tidak kembali.

”Perusahaan mengambil keputusan akan meminjam tenaga ahli asing yang kebetulaan kontrak kerja mereka sudah habis di Palembang,” demikian surat tertanggal 1 April 2020 tersebut.

Atas keresahan pekerja yang sebagian besar tenaga kerja lokal itu, Sekretaris Desa Celukan Bawang Rahmansyah mengaku mendapat informasi soal itu akibat tenaga kerja lokal tidak mau dikarantina sehingga pihak perusahaan memutuskan untuk mendatangkan naker asing.

”Karena tenaga kerja lokal tidak mau dikarantina (padahal banyak yang mau), akan didatangkan naker asing asal China yang saat ini bekerja di Palembang,” ucap Rahmansyah.

Sementara itu, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan membenarkan tentang rencana tersebut. Bahkan, disebutkan pihak PLTU Celukan Bawang saat ini tengah mengajukan izin ke Pemprov Bali.

”Memang mereka (PLTU Celukan Bawang, red) mengajukan izin untuk mendatangkan naker asing asal China untuk menggantikan tenaga yang sebelumnya pulang libur Imlek, namun tidak kembali karena virus Corona,” kata Dwi Priyanti.

Namun demikian, dia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Sekda Buleleng Gede Suyasa dan Camat Gerokgak Made Juartawan. ”Kita sudah koordinasi dengan Pak Sekda dan meneruskan info itu ke Camat Gerokgak,” tandasnya. (625)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *