Empat Remaja Pesta Miras di Tempat Umum di Tengah Merebaknya Corona

  • Whatsapp
Empat remaja di Klungkung justru pesta miras di tempat umum di tengah merebaknya virus Corona.

SEMARAPURA | patrolipost.com – Imbauan pemerintah untuk meniadakan kerumunan massa tak dihiraukan sekelompok remaja di Klungkung. Buktinya, di tengah upaya pemerintah meredam penyebaran virus Corona, sekelompok remaja justru asyik menegak minuman keras (miras) di tempat umum.

Empat remaja (dua pria dan 2 wanita) ini awalnya ditemukan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung yang diturunkan melakukan penyemprotan disinfektan di area publik Kota Semarapura, Sabtu (20/3/2020) malam lalu. Ke-4 remaja ini dijumpai sedang menggelar pesta miras di depan kamar mandi Selatan Kantin Pemkab Klungkung seraya mendengarkan musik.

Bacaan Lainnya

Saat ditertibkan, keempat remaja tersebut sempat melawan petugas karena sikapnya tidak mengindahkan teguran dari anggota Damkar. Karena membandel, akhirnya petugas langsung menggelandang dan mengamankan mereka ke Kantor Satpol PP Klungkung untuk diberikan pembinaan.

Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung Putu Suarta ketika dikonfirmasi, Senin (23/3/2020) membenarkan ada empat remaja  sedang pesta miras yang ditertibkan anggotanya sekitar pukul 23.00 Wita. Mereka terdiri dari dua pria dan dua perempuan. Sangat disayangkan, salah satunya yang perempuan diketahui masih berstatus pelajar SMA. Mereka saat itu tidak hanya ditemukan minum-minum, tapi juga membawa speaker aktif dan menghidupkan musik.

Saat itu petugas Satpol PP Klungkung kebetulan sedang patroli dan mendapat informasi dari warga ada remaja yang kumpul di depan kamar mandi kantin Pemkab sedang teler teleran.
“Jadi saat kita datangi mereka tidak hanya minum, tapi juga menghidupkan musik dengan mengambil colokan aliran  listrik di sana,” terang Putu Suarta menyayangkan ulah oknum remaja ini.

Putu Suarta juga mengakui kalau empat remaja tersebut sempat melawan petugas ketika ditertibkan. Mereka juga tidak terima dan tidak mau dibubarkan karena merasa tidak bersalah. Padahal saat itu petugas sudah secara baik-baik menjelaskan situasi darurat Corona. Mereka bukannya mau membubarkan diri, malah menantang petugas, hal ini yang sangat disayangkan.

“Karena mereka melawan, maka anggota kami membawanya ke kantor untuk dibina. Rencananya Senin ini kita minta datang lagi untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya, seraya mengingatkan remaja lainnya agar tidak meniru perbuatan mereka. Sebab, saat ini petugas sedang gencar-gencarnya membasmi penyebaran virus Covid-19. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *