Sindir Generasi Zaman Now, NPB Rilis Single “Pemuda 45”

  • Whatsapp
Personel Nyi Pelet Berdusta (NPB).

DENPASAR | patrolipost.com – Sindir sikap generasi zaman now, khususnya yang tinggal di Pulau Bali, grup band “Nyi Pelet Berdusta” (NPB) rilis single ketiga berjudul “Pemuda 45”.

“Tahun 2020 ini kami, grup band Nyi Pelet Berdusta kembali merilis single ketiga yang kami beri judul “Pemuda 45”. Rencananya, single “Pemuda 45″ ini kami luncurkan pada Sabtu malam, 15 Februari 2020, di BBQ Pork Ribs Warkop Nusa Dua,” ujar I Wayan Murdiana, di Warung Pizza & Pasta (WPP), Renon, Denpasar, Kamis (13/2).

NPB diperkuat 3 personel yang terdiri dari Gus Indra (bass dan vokal), I Wayan Kamardika alias Yan Kakus (gitar), dan Wayan Murdiana yang akrab disapa Murdi (drum). Single pertamanya diberi judul “Happy Rock n Roll Bali“ dan single keduanya dinamai “Cinta Jarak Jauh“.

Terbentuknya NPB ini didasari kebosanan yang dirasakan ketiga personel NPB, setelah melihat banyak grup band di Bali memiliki konsep yang seragam, Sehingga NPB tercipta dengan konsep yang berbeda dan mengusung aliran “Bali Comedy Pop Punk”.

Para personel NPB selalu menyisipi sedikit komedi di saat “live perform” tanpa merusak lagu aslinya. Grup band ini juga tidak segan untuk meng-cover lagu popular dengan ciri khasnya tersendiri.

Pada lagu “Pemuda 45” menceritakan tentang keluh kesah kebiasaan para pemuda-pemudi Bali, terutama saat pembuatan ogoh-ogoh dalam menyambut hari pengerupukan (sehari sebelum Hari Nyepi). “Yen sing jak 4 jak 5 gen ngae ogoh-ogoh ). Kami menciptakan karya video klip ini untuk menyadarkan pemuda-pemudi yang malas datang ke banjar untuk membantu temannya dengan berbagai alasan,” kata Gus Indra.

Proses pembuatan lagu “Pemuda 45” berlangsung sebulan, dan untuk “take recording” dilakukan pada awal Februari 2020, serta penggarapan video klip di Br Pande, Nusa Dua. “Karya lagu “Pemuda 45” ini bisa jadi “simalakama” dan sindiran. Semoga lagu ini bisa dinikmati masyarakat Bali jelang Hari Raya Nyepï tahun 2020 ini,” harap Gus Indra, didampingi Yan Kakus dan Murdi. (246)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *