Kebakaran Hanguskan 9 Kamar Kos dan Sebuah Warung

  • Whatsapp
Pemilik warung dan kos AA Ketut Adi Suraga (43) di Jalan Gunung Batukaru Gang Padang, Denpasar.

DENPASAR | patrolipost.com – Sembilan unit kamar kos dan sebuah warung mengalami kebakaran hebat. Kebakaran tersebut menimpa bangunan warung dan kos milik Anak Agung Ketut Adi Suraga, di Jalan Gunung Batukaru Gang Padang 1, Kamis (13/3/2020) pukul 08.00 pagi.

Pemilik bangunan AA Ketut Adi Suraga (43) menerangkan, saat terjadi kebakaran, dirinya beserta istri dan mertuanya sedang berpergian menghadiri persembahyangan di Tabanan. Namun sesampai di kawasan jalan Puspem Badung, anak korban menelepon dalam keadaan panik.

Muat Lebih

“Istri saya ditelepon dari rumah dan dapat jawaban dari si anak yang panik karena ada kebakaran. Sontak kita bergegas balik arah dari Puspem Badung,” kata Ketut Adi Suraga saat ditemui patrolipost.com di rumahnya di Jalan Gunung Batukaru Gang Padang 1, Kamis (13/3/2020).

Agung mengatakan, sumber kebakaran diduga berasal dari warung yang terletak di bagian depan. Adapun warung tersebut menjual berbagai sembako terutama adanya barang-barang yang mudah terbakar diantaranya tabung gas, spiritus, dan bensin eceran yang memicu api membesar.

“Mungkin penyebab kebakarannya dari konsleting listrik yang di warung, kebetulan ada gas dan kita juga menjual bensin eceran, spiritus, terus minuman yang berkardus,” imbuhnya.

Sementara itu, kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar dari bangunan ruko beserta kos tersebut.

“Kalau dihitung-hitung kerugian kami mungkin perkiraannya mencapai Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Selain itu, Agung menuturkan telah mengikhlaskan kejadian yang menimpa.

“Mau tidak mau harus mengikhlaskannya, walaupun berat yang namanya musibah kita harus berbesar hati untuk bisa menerima ini,” ujarnya.

Sementara, Edi Jaelani (32), salah satu penghuni kos menjelaskan, saat itu ia sedang tidur dan mengaku dibangunkan istrinya.

“Kita saat itu masih tidur dengan anak-anak, jadi istri ngomong mencium bau aroma bakar sampah. Dari kos belakang ada yang berteriak kebakaran, ternyata benar ada asap dan orang belakang pada naik ke tembok,” ujarnya.

Sehingga ia panik melihat kebakaran dengan ledakan-ledakan yang diduga berasal dari tabung gas dan segera berhamburan keluar kos. Ia menyebutkan hanya bisa menyelamatkan diri dan benda berharga diantaranya ijazah miliknya.

Edi mengungkapkan telah menempati kost selama 7 bulan lamanya.

“Saya tidak bisa bicara apa-apa, saat ini hanya bisa bersyukur istri dan anak-anak saya masih selamat dari musibah ini,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa menerangkan, kebakaran berhasil dipadamkan petugas pemadam pukul 10.00 Wita. Bangunan yang terbakar seluas 4 are, sedangkan luas area yang terbakar 27×7 meter.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” imbuh Ida Bagus Joni Ariwibawa. (cr02)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *