Siap-siap! Jutaan Ponsel Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp

  • Whatsapp
Foto ilustrasi/net

JAKARTA | patrolipost.com – Mulai Februari 2020 nanti WhatsApp memastikan, beberapa operating system (OS) lama, tidak bisa membuat akun baru atau memverifikasi ulang akun yang ada. Kebijakan ini tertuang dalam FAQ WhatsApp terbaru, seperti dikutip, Sabtu (14/12/2019).

Dengan demikian, para pengguna WhatsApp harus siap-siap dan antisipasi, sebab jutaan pengguna ponsel android, Windows Phone dan iOS dipastikan tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp.

WhatsApp tidak akan lagi mendukung semua ponsel android yang menjalankan OS Android 2.3.7 (Gingerbread). WhatsApp juga tidak akan lagi bisa digunakan di perangkat iPhone yang menggunakan iOS 8 dan lebih rendah. Kompatibilitas iOS 8 akan sepenuhnya dihapus pada 1 Februari 2020.

Adapun keputusan whatsApp untuk mengakhiri dukungannya di beberapa ponsel Android dan iPhone ini tidak akan memengaruhi banyak pengguna lainnya.

Tak hanya itu, WhatsApp juga menyatakan tak akan tersedia di Microsoft Store setelah 1 Juli 2019. Semua pengguna Windows phone juga tak akan lagi bisa gunakan WhatsApp.

Sementara itu untuk ponsel android Nokia disarankan menggunakan ponsel yang menjalankan KaiOS 2.5.1+, termasuk JioPhone dan JioPhone 2 untuk bisa menggunakan WhatsApp.

Lalu, mengapa WhatsApp memutuskan untuk menghentikan dukungannya pada ponsel ini? Karena WhatsApp membutuhkan sumber daya yang berat dan membutuhkan ponsel dengan RAM yang cukup dengan OS terbaru.

“Kami tidak akan lagi aktif mengembangkan untuk sistem operasi itu, beberapa fitur mungkin berhenti berfungsi kapan saja. Jika saat ini Anda menggunakan sistem operasi yang lebih lama, kami sarankan untuk meningkatkan ke versi yang lebih baru,” demikian WhatsApp di halaman dukungannya.

Heboh WhatsApp Dikloning

Kabar lain soal WhatsApp yang tak kalah heboh adalah chat WhatsApp yang digunakan sebagai alat bukti indikasi selingkuh ustad kondang Abdul Somad di Pengadilan Agama (PA) Bangkinang, Provinsi Riau. Tergugat (mantan istri sang ustad) mengakui chat itu didapat dari mengkloning akun WhatsApp.

Lalu muncul pertanyaan bisakah akun WhatsApp dikloning dan dibajak? Akun WhatsApp sangat mungkin untuk dikloning. Banyak aplikasi pihak ketiga yang terdapat di internet dan di Playstore yang bisa digunakan untuk mengkloning dan membajak akun WhatsApp.

Nyatanya melakukan kloning tak semudah itu. Sebab, perlu kontak fisik dengan ponsel yang disadap. Pasalnya, WhatsApp akan meminta nomor verifikasi yang biasanya akan dikirimkan ke nomor ponsel target.

Bahkan, penyadapan juga bisa dilakukan melalui WhatsApp website. Tetapi lagi harus bersentuhan fisik dengan ponsel target.
“Akan diminta scan barcode dari WhatsApp Web dengan WhatsApp di ponsel target untuk approval. Selesai scan nanti kan akan tersambung dengan WhatsApp target. Selama WhatsApp Web tidak ditutup, akan terpantau,” ujar pakar keamanan perangkat dan siber Alfons Tanujaya, seperti dikutip dari detikcom, Jumat (13/12/2019).
Adapun cara lainnya adalah, dengan hacking. Pelaku mengirimkan malware ke ponsel target dan malware tersebut akan mengambil alih ponsel. Atau mengirim spyware yang membuat pelaku bisa memata-matai aktivitas pengguna ponsel termasuk ketika chat dengan WhatsApp.

Berikut adalah cara mengetahui WhatsApp di kloning dan dibajak:

1. Keluar dari akun WhatsApp dengan sendirinya
WhatsApp tak bisa digunakan di dua ponsel secara bersamaan. Jadi ketika nomor WhatsApp digunakan di perangkat lain akan muncul kode OTP ke nomor ponsel yang terdaftar. Jika pengguna tiba-tiba menerima kode OTP dan keluar dari aplikasi WhatsApp dengan sendirinya ada kemungkinan nomor mereka dikloning oleh orang lain.

2. Pesan telah terbaca 
Anda merasa belum membaca pesan tetapi dipesan itu ada dua centang biru tanda sudah tertera, akun WhatsApp kemungkinan telah dikloning. Tanda ini bisa dinonaktifkan di bagian pengaturan. Jika tanda ini tak diaktifkan, maka pengguna tak bisa melihat apakah pesan sudah terbaca atau belum.

3. Mengirim pesan yang tidak dikirim pengguna
Jika ada pesan yang dikirim ke kontak tertentu tanpa sepengetahuan kita, bisa jadi akun WhatsApp Anda telah diretas.

4. Log perangkat yang tidak dikenal
Ini bisa Anda temui di WhatsApp web. Jika menemukan ada perangkat tak dikenal, tutup segeralah tutup akses perangkat tersebut. Caranya:

Android:
– Pada tab Chat, ketuk menu pada titik tiga di kanan atas.
– Pilih WhatsApp Web
– Cek perangkat yang terhubung, jika ada perangkat tidak dikenal, pilih keluar (log out) dari perangkat atau pilih keluar dari semua perangkat.

iOS:
– Pilih Setting atau Pengaturan di kanan bawah
– Pilih WhatsApp Web/ Desktop
– Cek perangkat yang terhubung, jika ada perangkat tak dikenal geser kanan dan pilih log out atau pilih keluar dari seluruh perangkat. (*/cnbc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *