Nyoman Nirka Nakhodai Serikat Pekerja (SP) KPI Unit Benoa

  • Whatsapp

Presiden KPI Prof. DR. Mathias Tambing, S.H., (kiri) bersama Ketua SP KPI Unit Pelabuhan Benoa I Nyoman Nirka (kanan) saat peresmian beroperasi Seamen’s Club-Port of Benoa di Pelabuhan Benoa Selasa (10/12/2019).

 

DENPASAR | patrolipost.com – Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Cabang Bali baru saja meresmikan beroperasi Seamen’s Club-Port of Benoa di Pelabuhan Benoa Selasa (10/12/2019) yang merupakan fasilitas untuk meningkatkan kesejahteraan pelaut.

Tidak hanya itu, KPI Cabang Bali juga melakukan konsolidasi penguatan organisasi dan keanggotaan dengan mengukuhkan kepengurusan Serikat Pekerja (SP) KPI Unit Benoa. Pengusaha lokal I Nyoman Nirka dipercaya sebagai Ketua SP Unit KPI Pelabuhan Benoa melalui SK pengukuhan Pengurus SP KPI Unit Benoa dengan dasar SK 001/SK-KPI/Bali/X/2019 tertanggal 14 Oktober 2019 yang diserahkan langsung oleh Presiden KPI Prof. DR. Mathias Tambing, S.H.

“Kami percaya Pak Nyoman Nirka mampu membantu KPI untuk lebih mengoptimalkan program perlindungan dan kesejahteraan pelaut khususnya di Pelabuhan Benoa,” kata Ketua KPI Bali I Dewa Putu Susila di sela-sela peresmian Seamen’s Club-Port of Benoa dilakukan Selasa (10/12/2019).

Pembentukan SP KPI Unit Benoa ini mengacu pada peraturan internasional dimana di dalam suatu wilayah sudah ada lebih dari 1000 pelaut maka dapat dibentuk satu unit serikat pekerja pelaut. Sementara itu di Pelabuhan Benoa diperkirakan ada lebih dari 12 ribu pelaut kapan ikan lokal maupun internasional.

Jadi, kata Dewa Susila, perlu dibentuk SP KPI Unit Benoa di bawah KPI Cabang Bali. Tujuannya agar bisa melakukan pendataan pelaut lebih valid dan intensif terhadap keberadaan pelaut kapal ikan di Pelabuhan Benoa.

“Pendataan ini menjadi penting karena kaitannya dengan aspek perlindungan kepada pelaut. Selama ini kita tidak punya data valid sehingga kadang menyulitkan pemerintah dan KPI juga untuk memberikan perlindungan,” ungkap Dewa Susila.

Keberadaan SP KPI Unit Benoa ini juga akan berperan penting mengawasi langsung bagaimana perusahaan memperlakukan pelaut-pelaut kapal ikan khususnya di Pelabuhan Benoa.

“Jadi ini bentuk keseriusan KPI Cabang Bali meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan pelaut,” imbuh Dewa Susila.

KPI Cabang Bali melalui SP KPI Unit Benoa juga akan gencar memberikan edukasi kepada pelaut dan calon pelaut serta perusahaan agen pengawakan kapal maupun perusahaan pemilik kapal ikan bagaimana pentingnya Perjanjian Kerja Laut (PKL) untuk diberlakukan.

“Sebab selama ini yang paling banyak bermasalah adalah pelaut-pelaut kapal ikan. Jadi penting sekali mereka diedukasi paham PKL yang untuk melindungi mereka saat bekerja di atas kapal,” imbuh Dewa Susila yang juga Pengurus KONI Bali Bidang Hubungan Luar Negeri dan Sport Tourism ini.

Ia pun mengungkapkan alasan Nyoman Nirka yang dipercaya sebagai Ketua SP KPI Unit Benoa. Pertama Nyoman Nirka merupakan pengusaha lokal yang sudah malang melintang sebagai pengusaha manning agent dan pengusaha kapal ikan.

Kedua sudah cukup lama berkiprah di Pelabuhan Benoa sehingga sudah paham betul seluk beluk dan berbagai permasalahan terkait pelaut khususnya di kapal ikan di Pelabuhan Benoa.

“Kalau harapkan dengan adanya legitimasi beliau sebagai Ketua SP KPI Unit Benoa agar bisa lebih berperan untuk meningkatkan kesejahteraan pelaut kapal ikan di Pelabuhan Benoa,” kata Dewa Susila yang juga bertahun-tahun berpengalaman sebagai pelaut kapal pesiar.

Pihaknya pun berharap pelaut Indonesia harus dijadikan subjek vital dalam industri terkait kemaritiman. “Kalau meihat jumlah yang ada bisa dikatakan, pelaut Indonesia adalah subyek vital dan bukan obyek pelengkap industri pelayaran,” ujar Dewa Susila.

Sementara itu keberadaan Bali Seamen’s Club-Port of Benoa bisa dikataka menjadi pilot project Seamen’s Club pertama di Indonesia untuk meningkatkan welfare atau kesejahteraan pelaut.

Fasilitas yang disediakan diharapkan dapat memberikan manfaat luas tidak hanya bagi pelaut Bali, Indonesia pelaut tapi dari seluruh yang kapalnya mengunjungi Pelabuhan Benoa

“Kita berharap dengan fasilitas tersebut para pelaut akan merasa nyaman saat memakai Bali Seamen’s Club ini. Kami sediakan juga meeting point, dan fasilitas untuk mentransfer uang,” jelas Dewa Susila. (473)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *