Ledakan di Monas, 2 Angggota TNI Terluka

  • Whatsapp
Polisi melakukan sterilisasi kawasan Monas.

JAKARTA | patrolipost.com – Sebuah ledakan yang cukup keras terjadi areal Monumen Nasional (Monas) sekira pukul 08.39 WIB. Aparat kepolisian langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan di pintu-pintu masuk.

Belum diketahui sumber ledakan tersebut, namun menurut beberapa warga di lokasi ada korban luka akibat ledakan itu. Sebab, beberapa saat setelah ledakan, sebuah mobil ambulan tampak keluar dari kawasan Monas membawa pasien.

Beberapa personel polisi dan TNI serta aparat pengamanan kawasan Monas memeriksa setiap pengunjung yang hendak masuk Monas. Sterilisasi tampak dilakukan tepatnya di pintu Selatan Monas. Beberapa orang yang berpakaian olahraga tampak bergegas meninggalkan kawasan Monas.

Lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara ditutup. Pengendara tidak diperbolehkan melintas ke arah jalan tersebut.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan, saat dikonfirmasi wartawan Selasa (3/12/2019) hanya mengatakan singkat “sedang berada di Monas”.

Pihaknya belum bersedia dikonfirmasi terkait adanya ledakan tersebut. Sedangkan sumber di lokasi mengatakan, ledakan yang cukup keras itu bersumber dari sisi Utara tugu Monas.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono saat ini sudah berada di lokasi kejadian. Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya akan memberikan keterangan pers di kawasan Monas siang ini.

Sementara itu Kompas TV melaporkan, ledakan yang terjadi di dalam Kompleks Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) melukai dua orang. Korban orang yang terluka adalah anggota TNI. Informasi ledakan tersebut dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono.

“Ada ledakan, tapi masih kami cari ledakan dari apa,” kata Argo dalam wawancara dengan Kompas TV.

Argo membenarkan, bahwa ada korban dalam ledakan tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan jumlahnya dan identitas korban. “Korban luka sudah dibawa ke rumah sakit,” kata dia. (807)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *