Heboh! Nelayan Temukan Bungkusan Diduga Orok di Pantai

  • Whatsapp
Tim medis memeriksa bungkusan yang diduga berisi orok terdampar di pantai.

SINGARAJA | patrolipost.com – Warga Banjar Dinas Jro Kuta, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Jumat (29/11) digegerkan oleh temuan diduga orok bayi terdampar di areal pantai Pura Sang Alit. Warga kemudian melaporkan temuan benda yang terbungkus dalam tas kresek berwarna merah kepada Bhabinkamtibmas Desa Bondalem, Brigadir Komang Rudi Artana sekitar pukul 06.45 Wita.

Nelayan bernama Gede Angkat (41) penemu pertama benda mirip daging menggumpal itu menuturkan, awalnya ia berangkat dari rumahnya dari Dusun Tegal Sari menuju ke pantai. Setibanya di pantai, ia melihat ada bungkusan plastik. Ketika dicek, ternyata bungkusan tersebut di dalamnya terdapat bungkusan kain dan plastik yang ternyata gumpalan daging yang diduga orok.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Tejakula AKP Nyoman Adika, usai menerima laporan langsung turun ke lapangan. Dan lebih lanjut membawa barang temuan itu ke Puskesmas Tejakula untuk memastikan benda tersebut. Oleh staf medis Puskesmas, gumpalan yang diduga orok tersebut kemudian dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atau dilakukan permintaan VER.

Dari hasil pemeriksaan luar dan otopsi yang dilakukan tim dokter forensik RSUD Buleleng, diketahui bahwa gumpalan yang awalnya diduga orok ternyata itu bukan janin atau orok, melainkan rahim dan masa tumor yang saling menempel yang dimungkinkan disebabkan dari hasil operasi.

Dalam keterangannya Kapolsek Tejakula AKP Nyoman Adika membenarkan temuan gumpalan yang awalnya diduga orok. “Hasil  pemeriksaan diketahui gumpalan itu bukanlah orok melainkan rahim dan masa tumor menempel yang diduga hasil dari operasi,” ungkap AKP Adika seizin Kapolres Buleleng.

Kendati demikian Kapolsek Adika juga menegaskan, bahwa kasus ini tetap diselidiki oleh Unit Reskrim Polsek Tejakula. “Meskipun hasil pemeriksaan itu bukan orok, tapi tetap masih dalam lidik, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang menemukan dan atau orang lain yang berada di sekitar lokasi penemuan,” tandas Kapolsek Adika. (625)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *