Ikuti Lomba Cittakriya Bali Kerthi Nugraha, Tim Badan Riset Inovasi Daerah Bali Tinjau 3 Perajin Kota Denpasar

perajin
Tim penilai Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali meninjau serta melakukan penilaian 3 pengrajin Kota Denpasar. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Mengikuti Lomba Cittakriya Bali Kerthi Nugraha Provinsi Bali, Tim Penilai Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali meninjau serta melakukan penilaian 3 perajin yang merupakan binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) beserta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Denpasar, Senin (27/6/2022). Peningkatan peran produk perajin Denpasar juga terus dilakukan melalui monitoring dan evaluasi serta memberikan peluang perajin Denpasar untuk melaksanakan promosi melalui ajang pameran.

“Hari ini perajin Denpasar mendapatkan jadwal penilaian dan peninjauan langsung dari tim penilai Lomba Cittakriya Bali Kerthi Nugraha Provinsi Bali. Tim penilai juga telah memberikan masukan dan dukungan kepada 3 perajin Denpasar dan diharapkan dapat lolos menjadi pemenang dalam perlombaan ini,” ujar Kadis Perindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari.

Lebih lanjut dikatakannya, ketiga perajin yang terdiri dari Arry Budiawan, Kadek Dendy Jambyantara dan I Wayan Jegog ini telah memiliki karya yang dikenal masyarakat hingga di tingkat nasional. Hal ini juga tidak terlepas dari langkah pendampingan yang rutin diberikan oleh Disperindag, Dekranasda dan OPD terkait di Pemkot Denpasar. Untuk itu, Tim Penilai Badan Riset dan Inovasi Daerah hadir langsung melakukan penilaian dan wawancara.

Menurutnya, 3 perajin ini merupakan usulan dari Disperindag Kota Denpasar bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Denpasar.

Arry Budiawan adalah perajin dengan produk unggulannya di bidang penerapan teknologi ecoprint sebagai inovasi kreatif dalam industri fashion yang ramah lingkungan. Sementara Kadek Dendy Jambyantara dengan karya teknologi tepat guna alat pemanggang, dan I Wayan Jegog dengan karya mesin pencacah sampah.

Pihaknya menuturkan selama masa pandemi saat ini, para perajin Denpasar terus mendapatkan pendampingan dan ruang promosi, serta juga mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan inovasi dan produk perajin Denpasar yang telah memililiki ciri khas produk.

“Kami berharap dari 3 perajin Denpasar dapat menjadi pemenang dalam ajang lomba Cittakriya Bali Kerthi Nugraha Provinsi Bali ini. Terutama agar dapat memberikan inspirasi kepada perajin lain di Kota Denpasar,” harapnya.

Sementara perajin dengan produk unggulannya penerapan teknologi ecoprint Arry Budiawan menerangkan produknya telah mendapatkan penilaian dari Tim penilai Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali.

“Sudah hadir langsung tim penilai untuk melihat ruang kerja kami dan nantinya berharap mendapatkan hasil yang maksimal,” terangnya.

Arry mengaku bahwa Home Industri di bidang natural dye khususnya Eco Printing ini menjadi usaha yang sudah dimulainya sejak akhir 2017.  Terutama berfokus pada proses pencetakan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami dari alam Indonesia, khususnya Bali.

“Ecoprint itu sendiri adalah sebuah proses pencetakan kain dengan motif daun, bunga bahkan kulit kayu dengan menggunakan pewarna alami,” imbuhnya.

Arry menambahkan bahwa tim penilai juga memberikan masukan-masukan untuk kemajuan produk ecoprint yang saat ini terus dikembangkannya, dengan berbagai karya produk mulai dari kemeja, tas, topi, hingga lainnya. Bahkan produk unggulan penerapan teknologi ecoprintnya sudah mampu merambah pasar nasional. (030)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.