Terancam Nombok, Anggaran non-APBD untuk HUT Bangli Masih Kurang

potong tumpeng
Suasana resepsi HUT Bangli ke-818. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Serangkaian  HUT Kota Bangli ke-818, berbagai kegiatan digelar  dan mampu menyedot animo masyaraklat untuk berbondong-bondong menyaksikan. Namun demikian, sesuai laporan Ketua Panitia HUT Bangli ke-818, Dewa Riana Putra saat resepsi HUT Kota Bangli, Selasa (10/5/2022)  anggaran kegiatan HUT Bangli yang bersumber dari sumbangan sukarela  (non-APBD) belum sepenuhnya terkumpul.

Menurut Dewa Riana Putra,  sesuai pertanggungjawaban transparansi anggaran, semua pembiayaan kegiatan HUT Bangli nihil dari APBD Bangli. Untuk anggaran bersumber dari sumbangan sukarela yakni dari Bupati Bangli, Wakil Bupati, Sekda Bangli, Pimpinan OPD, seluruh ASN dan PTT/GTT di Kabupaten Bangli serta donatur dan sponsor lainnya.

Bacaan Lainnya

“Sesuai rencana kegiatan dari tanggal 16 April sampai 29 Mei membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar lebih. Sementara hingga Selasa malam, anggaran yang terkumpul baru sebesar Rp 1,046 miliar,” ujarnya, Rabu (11/5/2022)

Kata pejabat asal Desa Kayubihi ini,  kegiatan yang paling banyak menyedot anggaran adalah urusan konsumsi. Contohnya, konsumsi untuk 1.000 siswa semaphore mulai dari gladi hingga tampil tanggal 10 Mei 2022. Selain itu, juga parade budaya yang diberi konsumsi dari gladi hingga tampil pada malam resepsi.

Untuk itu, pihaknya saat ini masih akan berupaya menggali potensi untuk mengatasi kekurangan anggaran tersebut. “Caranya, kami masih menunggu sumbangan donatur. Selain itu, kami akan melakukan perpanjangan masa sewa tempat stand makanan dan UMKM,” jelasnya.

Mengingat saat ini, sewa yang diberikan berlaku 10 hari hingga tanggal 16 Mei.  Dimana, pihaknya memungut sewa sebesar Rp 3,5 juta untuk stand makanan untuk 47 stand. Sedangkan stand UMKM dipungut sebesar Rp 2,5 juta/stand untuk 22 stand.

“Hasil sewa untuk stand makanan terkumpul sebanyak Rp 164 juta lebih. Itu kotornya. Setelah dikurangi biaya  sewa tenda tagihan rekening , air dan listrik terkumpul sebanyak Rp 94 juta. Sedangkan stand UMKM bersihnya terkumpul sebanyak Rp 22 juta,” jelasnya.

Namun demikian mantan Kadis PMD ini optimis  hingga akhir kegiatan mampu menutupi seluruh kekurangan anggaran tersebut. “Kita harapkan hingga tanggal 28 Mei, seluruh kebutuhan anggaran bisa ditutupi. Minimal mencapai BEP (break event point), bahkan bisa melebihi,” harap mantan Kadis PMD Bangli ini.

Di sisi lain Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan kegiatan serangkaian HUT Bangli diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Kehen, berbagai event dan exhibition seperti pameran bonsai, koi, motor antik, serta pentas Anjing Kintamani.

Selain itu, juga dilakukan gerakan penebaran bibit ikan dan lomba lomba, seperti lomba e-sport, video, pendek, gerak jalan sehat, gerak jalan kreasi. Berikutnya juga akan digelar parade gong kebyar anak anak dan dewasa, parade sepeda hias kreasi anak anak, parade Busana anak-anak yang diikuti anak-anak dan pimpinan organisasi perangkat daerah Kabupaten Bangli.

Menurut bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini, pementasan parade seni budaya dengan mengambil kearifan lokal di masing masing kecamatan di Kabupaten Bangli. Selain itu, untuk pementasan seni budaya yang sudah lama tenggelam, akan ditampilkan seniman legendaris drama gong dan arja.

“Ini bertujuan untuk melestarikan agar tetap terjaga dan tidak punah seperti drama Gong, Arja dan pameran pameran seperti Ogoh-ogoh mini dan kria topeng topeng klasik,” ungkapnya. Sementara untuk pegelaran musik musik dengan menampilkan musisi musisi lokal.

“Kegiatan berlangsung sampai  tanggal 28 Mei 2022,” sebutnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.